Aset Penerbit

Aset Penerbit

Mengenal Hedge Fund, Karakteristik, Kelebihan & Risiko Investasi

Inspirasi

Hedge fund adalah salah satu bentuk investasi alternatif yang sering dikaitkan dengan strategi kompleks dan potensi imbal hasil tinggi. Bagi sebagian orang, instrumen ini mungkin terdengar eksklusif karena biasanya hanya bisa diakses oleh investor dengan modal besar atau institusi keuangan. Namun di balik daya tariknya, hedge fund juga memiliki risiko yang tidak sedikit.

Mengenal hedge fund

Secara harfiah, hedge fund artinya dana lindung nilai. Artinya, pengelolaan dana ditujukan untuk mengurangi risiko kerugian dari investasi di aset lainnya. Selain menjadi penyelamat investor dari kerugian besar, hedge fund juga bisa memberikan keuntungan tambahan secara optimal. 

Hedge fund dikelola secara aktif untuk memberikan keuntungan yang lebih tinggi, terlepas dari kondisi pasar. Berbeda dengan reksa dana yang sering kali memiliki strategi konservatif, hedge fund adalah pilihan yang lebih fokus pada strategi yang lebih agresif.

Secara umum, hedge fund adalah pilihan investasi yang cukup berisiko, sehingga hanya cocok untuk investor yang termasuk dalam profil risiko agresif. Dana ini umumnya hanya dapat diakses oleh investor terakreditasi, yaitu mereka yang memenuhi kriteria kekayaan tertentu. Oleh karena itu, hedge fund mungkin bukan pilihan yang mudah dijangkau oleh investor pemula dengan modal terbatas.

Karakteristik hedge fund

Sepertinya dengan jenis instrumen investasi lainnya, hedge fund juga memiliki sejumlah karakteristik yang perlu dianalisis para investor. Karakteristik ini nantinya akan membantu Anda menentukan apakah dana lindung nilai perlu dijadikan sebuah prioritas. Dilansir dari beberapa sumber, berikut karakteristik dana lindung nilai yang perlu diketahui:

1. Hanya untuk investor tertentu yang memenuhi syarat

Tidak semua orang bisa berinvestasi di hedge fund. Investor harus memenuhi kriteria tertentu seperti memiliki pendapatan minimal dengan nilai yang cukup besar. Oleh karena itu, hedge fund biasanya hanya dapat diakses oleh individu atau institusi dengan kekayaan bersih yang tinggi.

Menurut Investopedia, investor berkualifikasi adalah individu dengan pendapatan yang melebihi 200.000 dolar AS selama 2 tahun terakhir atau kekayaan bersih melebihi 1 juta dolar AS. Aturan ini dikeluarkan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat. Mereka menilai bahwa investor yang memenuhi syarat tersebut cocok untuk menangani potensi risiko amanat investasi yang lebih luas.

2. Menawarkan keleluasaan dalam berinvestasi

Dana lindung nilai pada dasarnya tidak dibatasi oleh regulasi yang sama seperti dana investasi tradisional, sehingga manajer investasi bisa menggunakan berbagai instrumen keuangan untuk mencari keuntungan seperti tanah, rumah, derivatif, saham, obligasi, opsi, dan bahkan aset kripto.

3. Sering membutuhkan dana pinjaman

Hedge fund sering menggunakan leverage atau dana pinjaman untuk meningkatkan potensi keuntungan. Hal ini biasanya dilakukan saat terjadi mispricing yaitu ketika harga aset tidak sesuai dengan nilai aslinya.

4. Struktur biaya

Alih-alih hanya membebankan rasio biaya, dana lindung nilai membebankan investor dengan rasio biaya serta biaya kinerja. Struktur biaya ini dikenal sebagai “Two and Twenty“, di mana biaya manajemen aset sebesar 2% akan dikenakan potongan 20% dari setiap keuntungan yang dihasilkan. Biaya ini mencerminkan kompensasi untuk manajer investasi atas kinerjanya.

5. Sistem kerja tidak likuid

Sistem kerja hedge fund bersifat tidak likuid, artinya dana yang diinvestasikan harus dikunci dalam periode tertentu, biasanya selama satu tahun dalam periode penguncian (lock-up period). Setelah dua tahun atau sesuai dengan waktu yang disepakati, barulah investor bisa menarik dana mereka.

Kelebihan hedge fund

Investasi di hedge fund bisa memberikan beberapa keuntungan, terutama jika dibandingkan dengan jenis investasi tradisional. Dilansir dari beberapa sumber, berikut kelebihan hedge fund yang perlu diketahui.

1. Potensi keuntungan tinggi

Peran manajer hedge fund sangat penting dalam memastikan pengelolaan dana yang terkumpul dari sekumpulan investor yang mencari alternatif. Manajer hedge fund akan mengelola dana secara aktif agar dapat memaksimalkan keuntungan investasi. Dengan strategi yang lebih agresif dan penggunaan leverage, hedge fund memiliki potensi untuk memberikan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan investasi lainnya.

2. Diversifikasi portofolio

Bagi investor, diversifikasi investasi adalah hal yang perlu dilakukan agar dapat mencegah risiko kerugian besar. Hedge fund sendiri seringkali menginvestasikan dana mereka di berbagai instrumen keuangan, termasuk saham, obligasi, dan bahkan aset kripto. Diversifikasi inilah yang dapat menawarkan perlindungan terhadap kerugian sekaligus menambah keuntungan.

3. Dikelola manajer profesional

Investasi di hedge fund dikelola oleh manajer dana yang berpengalaman dan profesional. Mereka memiliki keahlian dalam memilih strategi yang tepat untuk mencapai keuntungan, bahkan di pasar yang volatil sekalipun.

4. Akses private

Hedge fund adalah dana yang dikumpulkan dari beberapa investor secara privat, sehingga aksesnya pun terbatas. Tidak hanya itu, pengelolaan hedge fund juga bisa memberikan pengalaman investasi yang lebih eksklusif kepada investor terkait.

5. Strategi anti-mainstream

Hedge fund memiliki kebebasan untuk menggunakan strategi investasi yang lebih fleksibel dan seringkali tidak terbatas pada pasar saham atau instrumen tradisional lainnya. Dengan begitu, mereka bisa mendapatkan keuntungan dari peluang yang mungkin terlewatkan oleh investor lain.

Risiko hedge fund

Meskipun hedge fund menawarkan potensi keuntungan yang besar, investasi ini juga memiliki risiko yang tidak kalah besar. Dilansir dari beberapa sumber, berikut risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum berinvestasi di hedge fund.

1. Risiko kehilangan modal

Karena menggunakan strategi yang lebih agresif, ada kemungkinan besar Anda kehilangan sebagian atau seluruh modal yang diinvestasikan, terutama ketika kondisi pasar sedang tidak menguntungkan.

2. Biaya pengelolaan tinggi

Selain risikonya yang tinggi, hedge fund adalah pilihan investasi yang membutuhkan biaya besar jika dibandingkan investasi lainnya. Dalam praktiknya, pengelolaan investasi ini melibatkan peran manajer yang memunculkan biaya manajemen yang berbasis kinerja. Di mana, manajer dana akan mendapatkan persentase dari keuntungan yang diperoleh.

3. Keterbatasan akses

Tidak semua orang dapat berinvestasi di hedge fund. Hanya investor yang memiliki kekayaan tinggi atau yang memenuhi kriteria yang dapat mengakses dana ini. Ini menjadikan hedge fund tidak mudah dijangkau oleh investor ritel atau pemula.

4. Likuiditas terbatas

Hedge fund adalah dana yang tidak mudah dicairkan. Adapun dana bisa dicairkan hanya pada waktu yang sudah ditentukan. Dengan kata lain, investor melakukan likuiditas kapan pun dana darurat dibutuhkan.
Baca Juga: Apa Saja Keuntungan, Risiko dan Tips Memulai Investasi Reksadana?

5. Volatilitas pasar kripto

Jika hedge fund mengalokasikan sebagian dana ke dalam aset kripto, maka investasi tersebut akan terkena dampak volatilitas harga yang sangat tinggi. Aset kripto bisa mengalami fluktuasi harga yang tajam, yang tentunya membawa risiko besar bagi investor.

6. Keamanan tidak terjamin

Tidak seperti aset tradisional yang diawasi oleh badan tertentu, hedge fund memiliki sistem pengawasan tersendiri. Jadi, tidak ada jaminan bahwa proses investasi hedge fund bisa dilakukan dengan aman.

Di tengah tingginya potensi dan risiko yang dimiliki hedge fund, penting bagi investor untuk menyeimbangkan portofolio dengan instrumen yang lebih stabil. Salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan adalah membeli produk asuransi yang bisa menjaga stabilitas finansial sekaligus mendapat perlindungan jiwa dalam mata uang Dolar Amerika Serikat (USD).

AXA Mandiri akan segera menghadirkan asuransi prestige yang memberikan proteksi sekaligus saving untuk membantu Anda merancang strategi keuangan yang aman dan bermanfaat untuk jangka panjang. 

Dengan asuransi tersebut, Anda bisa menjaga stabilitas finansial sekaligus mendapat perlindungan jiwa dalam mata uang Dolar Amerika Serikat (USD), melindungi orang-orang tercinta dengan perencanaan masa depan yang mencerminkan karakter dan visi pribadi. Dengan demikian, Anda bisa tetap melindungi aset sekaligus memanfaatkan peluang investasi secara lebih seimbang dan terukur.

Untuk konsultasi lebih lanjut dan membangun strategi finansial yang sesuai tujuan hidup, Anda dapat menghubungi Life Planner atau Financial Advisor AXA Mandiri. Kami akan membantu Anda untuk memahami produk asuransi terbaik sesuai dengan kebutuhan Anda. Kunjungi situs resmi AXA Mandiri atau hubungi 1500803 untuk informasi lebih lanjut.

Sumber:

  • https://myhero.id/blog/apa-itu-hedge-fund-berikut-jenis-dan-strateginya
  • https://reku.id/campus/hedge-fund
  • https://depositobpr.id/blog/hedge-fund-adalah
  • https://glints.com/id/lowongan/hedge-fund/