Newsletter May 2026 – Investasi Bodong Bikin Bolong
Berita & Layanan
03 Juli 2026
Share This Article :
Di era digital, investasi semakin mudah diakses, namun risiko investasi bodong juga semakin marak dan canggih modusnya.
Investasi bodong adalah penawaran investasi yang tidak berizin izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, atau bahkan tidak memiliki kegiatan bisnis nyata. Praktik ini seringkali memanfaatkan kurangnya informasi dan pemahaman masyarakat.
Penting untuk diketahui bahwa asuransi berbeda dengan investasi. Asuransi merupakan produk keuangan yang bertujuan untuk memberikan perlindungan finansial terhadap risiko, seperti risiko kesehatan, meninggal dunia, atau kejadian tidak terduga lainnya.
Produk asuransi yang resmi memiliki karakteristik sebagai berikut:
Pastikan Perusahaan atau produk investasi berizin di OJK melalui website resmi atau layanan konsumen.
Ingat: high return = high risk
Waspada jika diminta setor uang agar dapat keuntungan lebih besar.
Jangan hanya percaya testimoni di media sosial, lakukan riset menyeluruh terhadap produk dan Perusahaan sebelum berinvestasi.
Mintalah pendapat dari orang yang paham tentang keuangan.
Investasi adalah langkah penting untuk masa depan, tetapi harus dilakukan secara bijak. Investasi bodong memanfaatkan ketidaktahuan dan emosi korban untuk mengambil keuntungan sepihak.
Temukan pengalaman #KlaimBebasWorry yang mudah diakses dan cepat bersama AXA Mandiri. Didampingi secara profesional serta proses klaim asuransi yang transparan.
Untuk klaim asuransi ≤ Rp10 juta, gunakan layanan EasyClaim:
Klik link berikut untuk mulai proses klaim asuransi Anda: [https://axa-mandiri.co.id/pengajuan-klaim]
Cek rumah sakit rekanan AXA Mandiri yang terbaru, baik di dalam maupun di luar negeri, bisa dimana & kapan saja di [https://axa-mandiri.co.id/rekanan-rumah-sakit-kantor-cabang]
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bulan April melemah sebesar -1,30% (YTD -19,55%). diikuti dengan Indeks LQ45 turun sebesar -6,49% (YTD -20,93%). Untuk indeks saham Syariah, Jakarta Islamic Index (JII) turun sebesar -3,41% (YTD -20,12%) dan indeks saham Syariah Indonesia (ISSI) turun -0,09% (YTD -18,71%) Pasar saham domestik secara umum ditutup melemah akibat sentimen global dan penilaian MSCI terkait perbaikan tata kelola bursa.
IHSG bulan April kembali ditutup melemah dipicu pelemahan saham konglomerasi sebagai efek dari perbaikan tata Kelola bursa untuk mengakomodir rekomendasi MSCI. Ketidakpastian hasil negosiasi dari gencatan senjata antara AS-Iran membuat konflik Timur Tengah tetap tinggi dan membuat harga minyak dunia berada di level diatas US$100/barel. Investor asing membukukan arus keluar sebesar IDR 17,02 triliun selama bulan April. Surplus neraca perdagangan Maret sebesar USD 3,23 miliar. IDX Sektor Kesehatan mengalami penurunan terbesar di bulan April -5.18% dipengaruhi kekhawatiran kenaikan biaya impor alat kesehatan yang berdenominasi US Dolar ditengah melemahnya nilai Rupiah.
Indeks pasar saham AS (Dow Jones) bulan April menguat sebesar +7,14% (YTD +3,31%) diikuti Indeks S&P500 naik sebesar +10,42% (YTD +5,31%). Pasar saham AS bulan April bergerak menguat setelah investor kembali masuk ke pasar shaam khususnya sektor teknologi, dimana valuasi yang atraktif dan rilis laporan keuangan yang melampaui ekspetasi analis.
Pasar obligasi tercatat menguat di bulan April dimana kinerja Indeks Bindo +0,79% (YTD -1,25%). Imbal hasil obligasi 10 tahun pada bulan Maret sebesar 6,86% dan turun menjadi 6,84% di akhir bulan April. Kepemilikan Asing di SBN sebesar Rp 862,36 triliun atau 12,75%. Investor asing membukukan arus masuk sebesar IDR 8,8 triliun. Pasar obligasi bergerak menguat ditengah imbal hasil yang cukup atraktif sehingga investor domestik dan asing mulai mengakumulasi pembelian.
Faktor utama yang perlu diperhatikan ke depan antara lain:
Sesuai dengan Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), AXA Mandiri berkomitmen untuk melindungi privasi dan keamanan data pribadi Anda. Guna memastikan Anda mendapatkan informasi terkait dengan produk AXA Mandiri, klik link di bawah untuk melihat detail kebijakan dan memberikan persetujuan Anda.
[Kebijakan Privasi & Form Persetujuan Pelindungan dan Pemrosesan Data Pribadi]
Segera lakukan pengkinian data agar layanan dan informasi asuransi Anda tetap berjalan lancar.
Saya Berminat
Lihat Produk
Field ini diperlukan.
Dengan ini Saya menyatakan bahwa:
Saya telah membaca, memahami dan memberikan persetujuan kepada PT AXA Mandiri Financial Services untuk memproses Data Pribadi Saya sesuai prinsip Pelindungan Data Pribadi pada Kebijakan Privasi yang dapat diperbaharui dari waktu ke waktu.
Saya telah memahami mengenai tujuan dan konsekuensi dari pengumpulan dan pemrosesan Data Pribadi Saya, serta hak Saya sebagai Subjek Data Pribadi.
Saya bersedia dihubungi untuk mendapatkan informasi produk dan/layanan lebih lanjut dari PT AXA Mandiri Financial Services.