Newsletter Juli 2026 - Layanan Nasabah, Kini Semakin Mudah
Berita & Layanan
28 Juli 2026
Share This Article :
Dapatkan informasi produk dan layanan AXA Mandiri dengan menghubungi: Customer Care Centre AXA Mandiri (Senin-Jumat, pukul 08.00-17.00 WIB, kecuali hari libur nasional)
Atau kunjungi Financial Advisor kami di Kantor Cabang Bank Mandiri terdekat.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bulan Juni melemah sebesar -7,90% (YTD -34,74%). diikuti dengan Indeks LQ45 turun sebesar -9,50% (YTD -34,67%). Untuk indeks saham Syariah, Jakarta Islamic Index (JII) turun sebesar -13,30% (YTD -42,75%) dan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun sebesar -8,80% (YTD -36.30%). Pasar saham domestik kembali ditutup melemah didorong sentiment ketidakpastian kebijakan pemerintah dan hasil penilaian MSCI yang akhirnya membuat investor asing dan domestik menghindari pasar saham.
IHSG bulan Juni kembali ditutup melemah ditengah kekhawatiran kebijakan domestik dan penilaian akhir MSCI. Investor global dan domestik melihat ketidakpastian kebijakan pemerintah terkait mekanisme dan insentif obligasi Merah Putih dimana pembelinya diberi perlindungan khusus dari sisi perpajakan. Langkah ini memicu sikap skeptisme investor terhadap pemerintah Indonesia. Investor asing membukukan arus keluar sebesar IDR 19,6 Triliun selama bulan Juni. Surplus neraca perdagangan Mei sebesar USD 89,1 Juta. IDX Sektor Barang Baku mengalami penurunan terbesar di bulan Juni -15.87% ditengah kekhawatiran regulasi ekspor terkait peran Danantara Sumberdaya Indonesia kedepannya.
Indeks Pasar Saham AS (Dow Jones) bulan Juni menguat sebesar +2,52% (YTD +8,85%) diikuti Indeks S&P500 turun sebesar -1,06% (YTD +9,55%). Pasar Saham AS bulan Juni ditutup bervariasi dimana investor terlihat merotasi aset investasinya ditengah UST yield yang meningkat ke level 4,55%. Selain itu analis menilai valuasi saham berbasis teknologi AI sudah terlalu mahal dan berpotensi terjadinya aksi ambil untung di sektor tersebut. Dilain sisi, pejabat The Fed menunjukan sikap akan melakukan kenaikan suku bunga di semester dua ditengah kenaikan inflasi AS.
Pasar obligasi tercatat melemah di bulan Juni dimana kinerja Indeks Bindo -1,69% (YTD -2,71%). Imbal hasil obligasi 10 tahun pada bulan Mei sebesar 6,89% dan naik menjadi 7,14% di akhir bulan Juni. Kepemilikan Asing di SBN sebesar Rp 886,65 Triliun atau 12,75%. Investor asing membukukan arus masuk sebesar IDR 22,43 Triliun. Pasar obligasi bergerak melemah seiring kenaikan suku bunga 100 bps dalam sebulan terakhir dan menyebabkan kenaikan yield di seluruh tenor.
Faktor utama yang perlu diperhatikan ke depan antara lain:
Sesuai dengan Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), AXA Mandiri berkomitmen untuk melindungi privasi dan keamanan data pribadi Anda. Guna memastikan Anda mendapatkan informasi terkait dengan produk AXA Mandiri, klik link di bawah untuk melihat detail kebijakan dan memberikan persetujuan Anda.
[Kebijakan Privasi & Form Persetujuan Pelindungan dan Pemrosesan Data Pribadi]
Segera lakukan pengkinian data agar layanan dan informasi asuransi Anda tetap berjalan lancar.
Saya Berminat
Lihat Produk
Field ini diperlukan.
Dengan ini Saya menyatakan bahwa:
Saya telah membaca, memahami dan memberikan persetujuan kepada PT AXA Mandiri Financial Services untuk memproses Data Pribadi Saya sesuai prinsip Pelindungan Data Pribadi pada Kebijakan Privasi yang dapat diperbaharui dari waktu ke waktu.
Saya telah memahami mengenai tujuan dan konsekuensi dari pengumpulan dan pemrosesan Data Pribadi Saya, serta hak Saya sebagai Subjek Data Pribadi.
Saya bersedia dihubungi untuk mendapatkan informasi produk dan/layanan lebih lanjut dari PT AXA Mandiri Financial Services.