Aset Penerbit

Aset Penerbit

Artikel Inspirasi

Artikel Inspirasi

Waspada Tingginya Kasus Penyakit Kritis di Indonesia! Ini Fakta 3 Penyakit Kritis Paling Mengerikan

20 Desember 2022

Share This Article :

Kompas.com menlansir sebuah fakta bahwa angka diagnosis penyakit kritis di Indonesia tergolong tinggi. Fakta tersebut didasari oleh data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2018. Penyakit kardiovaskular atau jantung menjadi penyakit kritis penyumbang angka kematian tertinggi di Indonesia, yakni 35 persen. Kemudian, kanker berada pada posisi kedua, yakni 12 persen.

Terlebih lagi, penyakit kritis tidak hanya menyerang orang di usia tua, yang memang kondisi daya tahan tubuh manusia memang mulai menurun. Saat ini penyakit kritis juga berisiko diderita oleh orang-orang berusia muda.

3 penyakit kritis paling mengerikan

Selain mengancam nyawa, penyakit-penyakit berbahaya sulit disembuhkan dan memakan biaya yang besar untuk pengobatan. Melansir beberapa sumber, berikut fakta mengerikan dari 3 penyakit kritis

1. Penyakit Jantung

Data lain dari Sample Registration System (SRS) Indonesia tahun 2014 menunjukkan penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi kedua setelah stroke. Sebesar 12,9% dari seluruh penyebab kematian tertinggi di Indonesia disebabkan oleh penyakit ini.

Data BPJS Kesehatan bahkan menunjukkan adanya peningkatan biaya kesehatan untuk penyakit jantung dari tahun ke tahun. Pada 2014 penyakit jantung menghabiskan dana BPJS sebesar Rp 4,4 triliun, pada 2016 meningkat menjadi Rp 7,4 triliun, terus meningkat pada 2018 mencapai Rp 9,3 triliun.

2. Kanker

Kanker menjadi penyebab kematian ketiga terbanyak di Indonesia setelah jantung dan stroke. Data prevalensi penyakit ini naik dari 1,4% menjadi 1,8% pada 2018. Merokok menjadi faktor risiko utama yang menyebabkan 20% kematian akibat kanker dan 70% kematian akibat kanker paru-paru.

Kanker Menjadi Penyebab Kematian Ketiga Terbanyak di indonesia

 

Data Jamkesmas 2012 menunjukkan total biaya rawat jalan tingkat lanjut penyakit kanker sebesar Rp 9,46 miliar, total biaya rawat inap tingkat lanjut sebesar Rp 135,22 miliar. Sehingga, total biaya yang dikeluarkan Jamkesmas pada 2012 untuk penyakit kanker ini sekitar Rp 144,68 miliar.

3. Stroke

Stroke merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Data Kementerian Kesehatan tahun 2013 menunjukkan jumlah penderita penyakit stroke di Indonesia diperkirakan sebanyak 1.236.825 orang atau sekitar 7%. Sedangkan orang yang memiliki gejala stroke pada tahun yang sama diperkirakan sebanyak 2.137.941 orang atau sekitar 12,1%.

Menurut data BPJS Kesehatan pada 2016, stroke menghabiskan biaya pelayanan kesehatan sebesar Rp 1,43 triliun, tahun 2017 naik menjadi 2,18 triliun, tahun berikutnya kembali naik menjadi Rp 2,56 triliun.

Tingginya persentase kematian dan mahalnya biaya pengobatan serta perawatan ketiga penyakit kritis di atas seharusnya mampu menyadarkan kita untuk lebih aware terhadap kesehatan tubuh. Meski masih muda dan terlihat sehat, jangan mengabaikannya begitu saja. Oleh karena itu, selain menjaga kesehatan tubuh dengan giat berolahraga dan mengatur pola makan bergizi, sebaiknya kita juga mempersiapkan diri untuk kemungkinan-kemungkinan terburuk karena masa depan seharusnya tidak berisiko. Perlindungan atau asuransi terutama penyakit kritis adalah solusi menghidari atau paling tidak mengurangi beban finansial karena mahalnya biaya pengobatan penyakit kritis.

 

Sumber: 

  • https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200826140740-297-539499/waspada-ini-3-penyakit-dengan-biaya-pengobatan-termahal
  • https://amp.kompas.com/money/read/2022/10/10/150200226/kasus-penyakit-kritis-di-indonesia-tinggi-pahami-langkah-pencegahan-dan

Aset Penerbit

Pilih Artikel Terkait

Artikel Inspirasi

Sakit Jantung, Kenali Gejala dan Faktor Penyebabnya pada Anak Muda

Sakit jantung umumnya sering terjadi pada orang lansia. Namun saat ini anak muda pun bisa terkena. Yuk kenali risiko dan faktor penyebabnya.

10 Sep 2025

Artikel Inspirasi

Penyakit TBC, Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya

Langkah awal untuk mencegah tertular dan meningkatkan kesadaran pada penyakit TBC adalah dengan mengetahui penyebab, gejala, dan dara mengobatinya. Simak penjelasan lengkapnya di sini!

18 Jan 2023

Artikel Inspirasi

5 Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh Agar Tidak Mudah Sakit

Musim hujan seringkali menjadi musim penyakit. Di musim ini Anda harus benar-benar menjaga sistem imun agar terhindar dari risiko terkena berbagai penyakit, salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh

19 Mar 2024

Artikel Inspirasi

Mengenal Kanker Prostat, Gejala dan Prosedur Penanganannya

Kanker prostat seringkali menjadi salah satu mimpi buruk kaum pria. Oleh karena itu, Anda perlu memahami definisi, gejala yang muncul dan bisa dideteksi, penyebab, pengobatan, hingga langkah pencegahan kanker prostat yang bisa dilakukan.

05 Apr 2023

Artikel Inspirasi

Jitu! Ini 10 Cara Menjaga Kesehatan Jantung yang Mudah Dipraktekkan!

Cara Menjaga Kesehatan Jantung yang Mudah Dipraktekkan

08 Mar 2023

Artikel Inspirasi

Kenali Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatan Kanker Kulit

Kanker kulit merupakan jenis kanker yang diakibatkan karena paparan sinar matahari. Agar tidak terlambat mengobati jika terkena penyakit ini, pahami gejala dan cara mencegahnya disini.

31 Jan 2023

Artikel Inspirasi

Fungsi Ginjal dan Cara Menjaga Kesehatannya

Kenali fungsi ginjal dan pastikan Anda tahu cara menjaga kesehatan ginjal dengan mengetahui faktanya di sini!

11 Feb 2023

Artikel Inspirasi

Waspada Penyakit Kanker, Kenali Penyebab & Pencegahannya

Menurut data WHO, penyakit kanker menyebabkan hampir 10 juta kematian pada tahun 2020. Oleh karena itu, penting mengenali penyakit ini untuk cegah risikonya

15 Feb 2023

Artikel Inspirasi

10 Tips Menjaga Kesehatan Tubuh agar Tetap Prima

Menerapkan 10 tips menjaga kesehatan tubuh yang ada di artikel ini sebenarnya tidak sulit dan hanya perlu konsistensi dan kedisiplinan. Simak penjelasannya di sini!

15 Jan 2023

Artikel Inspirasi

Sering Cegukan Bisa Jadi Tanda Awal Sakit Jantung

Jika seseorang mengalami cegukan, hanya dengan menahan nafas selama 15-20 detik saja cegukan dapat mereda. Tetapi jika mengalami cegukan dengan durasi sering dan lama, maka dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter karena dikhawatirkan adanya kelainan pada diafragma dan organ lainnya.

29 Feb 2024

pilihan83729207

Newsletter AXA Mandiri Syariah Januari 2023

Simak AMazing Syariah Edisi Januari 2023 berikut

24 Jan 2023

pilihan83729207

Newsletter AXA Mandiri Januari 2023

Simak AMazing Edisi Januari 2023 berikut

23 Jan 2023