Aset Penerbit

Aset Penerbit

null Hindari Risiko Sakit Jantung dengan Lakukan Olahraga Rutin Berikut!
Inspirasi Berita

Sakit jantung umum terjadi pada orang dewasa dan lansia namun tidak menutup kemungkinan jika orang yang masih berusia muda pun bisa terkena penyakit ini. Di usia berapapun penyakit ini menyerang, hal ini tetap menjadi kondisi serius yang butuh penanganan tepat.

Dikutip dari Hellosehat, prospek jangka pendek untuk korban serangan jantung yang berusia kurang dari 45 tahun sebenarnya lebih baik daripada pasien yang berusia lebih tua. Hal ini dikarenakan pada golongan usia tersebut sering memiliki satu gangguan pembuluh darah jantung dan juga memiliki otot jantung yang masih baik. Namun dalam salah satu penelitian terhadap pasien yang mengalami serangan jantung pada usia rata-rata 36 tahun, sebanyak 15% akan meninggal dalam waktu 15 tahun.


Baca juga: Cara Mudah Mencegah Sakit Jantung yang Bisa Anda Lakukan 


Dalam studi lain dari kasus sakit jantung pada anak muda, baik pria atau wanita kurang dari 40 tahun, hanya 1% yang meninggal dalam waktu 1 tahun. Namun ada sebanyak 25% meninggal dalam waktu kurang dari 15 tahun. Oleh karena itu, dikutip dari CNN Indonesia, WHO menyarankan orang dewasa berusia 18-64 tahun untuk berolahraga setidaknya 75-150 menit per minggu. Rekomendasi ini juga berlaku bagi orang  dengan kondisi medis kronis seperti sakit jantung.

Lalu, olahraga apa saja yang baik untuk kesehatan jantung? Berikut jawabannya yang dihimpun dari berbagai sumber:

1. Senam Aerobik

Olahraga ini berguna untuk meningkatkan sirkulasi darah yang menghasilkan penurunan tekanan darah dan detak jantung. Aerobik juga dapat membantu meningkatkan kebugaran secara keseluruhan dan membantu pacu jantung lebih baik. Bukan hanya baik untuk jantung saja, olahraga ini juga bisa mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan membantu mengontrol glukosa darah.  Idealnya, olahraga ini dilakukan 30 menit sehari minimal 5 hari seminggu.

2. Berjalan kaki

Berjalan kaki mungkin terdengar simpel dan tidak menguras energi. Namun kenyataannya, berjalan kaki termasuk salah satu latihan kardio untuk mengurangi risiko sakit jantung. Berjalan kaki dapat meningkatkan detak jantung, menurunkan tekanan darah, hingga menguatkan otot-otot jantung sehingga aliran darah di dalam tubuh akan lancar.

Jalan Kaki Adalah Salah Satu Cara Untuk Hindari Risiko Sakit Jantung

Anda bisa berjalan kaki kapanpun dan dimanapun, misalnya ketika berangkat ke kantor atau jalan-jalan di mal. Cobalah lakukan secara rutin setiap hari dengan durasi hingga 30 menit.

3. Bersepeda

Bersepeda adalah jenis olahraga yang paling banyak diminati semua generasi bahkan tidak jarang dijadikan hobi oleh sebagian besar orang. Menurut sebuah penelitian, bersepeda bisa menurunkan risiko stroke, serangan jantung, tekanan darah tinggi, dan juga baik untuk persendian.

4. Lari

Lari menjadi salah satu olahraga sederhana yang bisa Anda lakukan. Sebuah riset  membuktikan, lari selama 5-10 menit setiap hari bisa membantu menurunkan risiko kematian akibat stroke, sakit jantung, hingga risiko kanker. Bukan hanya itu, lari juga membuat peredaran darah menjadi lancar sehingga detak jantung dan tekanan darah dapat menurun. Idealnya, olahraga lari dilakukan setidaknya 30 menit per hari selama 5 hari dalam seminggu atau 150 menit per minggu.


Baca juga: Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan Pada Penderita Serangan Jantung 


5. Berenang

Cleveland Clinic merekomendasikan setidaknya melakukan olahraga renang selama 30-60 menit untuk menyehatkan jantung. Untuk pemula, hal ini mungkin agak sulit dilakukan. Selain itu, karena fokus berenang ada pada otot tubuh bagian atas, aktivitas ini mungkin kurang efisien. Oleh karena itu, bagi Anda yang memiliki gangguan jantung, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum menjalani program olahraga berenang.

6. Yoga

Meski gerakannya terkesan mudah dan tidak serumit angkat beban, nyatanya yoga termasuk dalam daftar olahraga untuk jantung yang lebih sehat dan kuat. Beberapa riset juga sudah membuktikan, partisipan berusia 40 tahun ke atas yang sering melakukan yoga selama 5 tahun mengalami penurunan tekanan darah dan detak jantung sehingga jantung pun lebih sehat.

Yoga Adalah Salah Satu Cara Untuk Hindari Risiko Sakit Jantung
Nah, itulah beberapa olahraga yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko sakit jantung di kemudian hari. Dengan berolahraga secara rutin, bukan hanya bisa mengurangi risiko sakit jantung namun juga bisa membuat tubuh Anda lebih sehat dan terhindar dari berbagai risiko penyakit lainnya.

Selain melakukan olahraga rutin, Anda juga dapat memproteksi diri dari risiko sakit jantung melalui Asuransi Mandiri Proteksi Jantung dari AXA Mandiri. Dengan mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam asuransi kesehatan ini, maka Anda tidak perlu lagi khawatir dengan risiko keuangan yang dapat timbul jika terjadi sakit jantung di kemudian hari. Anda akan mendapatkan manfaat penggantian biaya rawat inap dengan metode cashless atau reimbursement yang bisa digunakan untuk biaya kamar, tindakan bedah, aneka perawatan rumah sakit, biaya kunjungan dokter umum dan dokter spesialis jantung, biaya perawatan sebelum dan sesudah rawat inap, hingga biaya akomodasi pendamping. Selain itu, Anda dan keluarga juga akan mendapatkan manfaat santunan tunai harian dan manfaat santunan meninggal dunia.

Untuk mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam Asuransi Mandiri Proteksi Jantung, silakan langsung kunjungi website AXA Mandiri atau hubungi Financial Advisor AXA Mandiri dengan mengunjungi Kantor Cabang Bank Mandiri atau Bank Syariah Indonesia terdekat atau menghubungi contact center AXA Mandiri di 1500803.

 

Sumber: Hellosehat, CNN Indonesia, EMC.id, Halodoc, Sehatq