Asset Publisher

Asset Publisher

null Mengenal Kanker Prostat, Gejala dan Prosedur Penanganannya
Inspirasi Berita

Jika mendengar kata kanker prostat, apa yang terbayang dalam benak Anda? Apakah penyakit yang erat kaitannya dengan usia lanjut? Langkah pencegahan dan pengobatan yang diperlukan? Atau justru hal lain?

Kanker prostat seringkali menjadi salah satu mimpi buruk kaum pria. Oleh karena itu, Anda perlu memahami definisi, gejala yang muncul dan bisa dideteksi, penyebab, pengobatan, hingga langkah pencegahan yang bisa dilakukan.


Baca juga: Mengenal Penyakit Gagal Ginjal Akut yang Menyerang Anak-Anak


Apa itu kanker prostat?

Dilansir dari situs resmi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, kanker merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan adanya sel atau jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat, tidak terkendali dan dapat menyebar ke tempat lain dalam tubuh penderita. Dalam konteks ini, kanker prostat dapat dipahami sebagai sebuah kondisi munculnya sel abnormal tersebut di bagian sistem reproduksi pria, di kelenjar prostat, seperti disampaikan dalam salah satu artikel di siloamhospitals.com.

Prostat adalah kelenjar di dalam organ reproduksi pria yang mengelilingi uretra. Fungsi utama dari kelenjar ini adalah untuk memproduksi cairan semen yang keluar bersama sel sperma, serta membawa cairan urine keluar dari kandung kemih. Jelas, ketika muncul kanker pada bagian ini, sistem reproduksi dan gangguan buang air kecil akan jadi tanda utama yang muncul, sebab fungsi utamanya akan terganggu.

Apa gejala kanker prostat yang paling mudah dikenali?

Karena mengganggu bagian prostat, maka gejala yang muncul akan selalu berkaitan dengan bagian ini. Namun demikian, gejala awal kanker prostat cukup sulit dideteksi karena gangguan yang muncul tidak terlalu terasa pada fase awal. Baru ketika kelenjar ini telah mengalami pembengkakan, akan muncul beberapa gangguan yang dirasakan oleh penderita.

Dilansir dari siloamhospitals.com, gangguan yang dapat dirasakan oleh penderita kanker prostat adalah sebagai berikut:

  1. Aliran urine yang keluar terasa semakin lemah
  2. Kesulitan menahan buang air kecil
  3. Adanya darah pada saat air mani atau cairan urine keluar
  4. Sering buang air kecil, intensitasnya meningkat saat malam hari
  5. Munculnya rasa panas atau nyeri di bagian penis ketika ejakulasi atau buang air kecil

Terkadang gejala ini disertai dengan nyeri di bagian punggung bawah, pinggul, atau panggul. Di tingkat lanjut, gejalanya akan semakin terasa dan mengganggu, seperti penurunan berat badan, rasa lelah yang terus menerus, dan rasa nyeri di tulang.

Penyebab kanker prostat

Hingga saat ini, penyebab terjadinya kanker prostat belum diketahui secara pasti. Meski demikian, ada beberapa faktor risiko yang dinilai dapat memicu terjadinya kanker jenis ini pada laki-laki.

Faktor yang meningkatkan risiko dari kanker ini antara lain adalah pertambahan usia, kondisi obesitas, adanya paparan bahan kimia, hingga pola makan yang kurang serat dan riwayat terkena penyakit menular seksual. Ketika faktor risiko ini terjadi pada satu orang, maka risiko terjadinya kanker prostat akan meningkat secara drastis.

Prosedur pengobatan kanker prostat

Tentu tidak ada seorangpun dari Anda ingin mengalami kondisi tersebut, bukan? Namun persiapan untuk kondisi terburuk harus dilakukan, sehingga bilamana sesuatu terjadi, Anda sudah memiliki langkah terbaik untuk menghadapinya.

3 Prosedur Pengobatan Kanker Prostat

Salah satu persiapan yang wajib dilakukan adalah mengetahui apa saja prosedur pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini. Menurut siloamhospitals.com terdapat tiga prosedur utama yang bisa digunakan untuk pengobatan kanker prostat:

1. Prosedur pembedahan atau operasi

Prosedur ini ditujukan untuk mengangkat sel kanker yang terdapat di kelenjar prostat sehingga kanker ini bisa dihilangkan dan kelenjar prostat kembali dapat bekerja dengan normal.

2. Prosedur radioterapi

Atau dikenal juga dengan sebutan prosedur terapi radiasi. Prosedur kedua ini dilakukan untuk membunuh sisa sel kanker yang masih tertinggal setelah prosedur pertama dilakukan. Pada skenario lain, prosedur ini juga digunakan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker yang ada di bagian prostat.

3. Prosedur kemoterapi

Menjadi salah satu prosedur yang mungkin diketahui banyak orang, metodenya adalah menggunakan obat-obatan untuk menghambat dan membunuh sel kanker yang ada di dalam tubuh.

Selain ketiga prosedur di atas, penderita kanker prostat juga wajib untuk menerapkan gaya hidup sehat selama pengobatan dan prosedur dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memperkuat tubuh dan membantu efek dari pengobatan yang tengah dilakukan.

Langkah pencegahan untuk jauh dari risiko kanker prostat

Nah untuk cara pencegahannya, seperti dilansir dari salah satu artikel di situs hellosehat.com, ada beberapa hal sederhana yang dapat dilakukan seperti berikut:

  • Penuhi kebutuhan nutrisi dari makanan alami, dan bukan suplemen. Dituliskan dalam sebuah artikel di hellosehat.com, konsumsi suplemen Vitamin E tambahan dapat meningkatkan risiko kanker prostat agresif. Maka dari itu, upayakan memenuhi kebutuhan nutrisi ini dari makanan alami, dan cukupi setiap hari.
  • Tetap dalam berat badan ideal. Mengacu pada faktor risiko yang disebutkan sebelumnya, kanker ini dapat dihindari dengan menjaga berat badan tetap di angka yang ideal dan tidak berlebihan.
  • Olahraga teratur setidaknya 15 hingga 30 menit setiap hari sudah dapat mencukupi kebutuhan olahraga yang dimiliki tubuh manusia dewasa.
  • Hindari kebiasaan buruk seperti merokok, karena dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker prostat agresif.
  • Konsumsi makanan kaya isoflavon, seperti misalnya teh hijau dan olahan kedelai.
  • Perbanyak porsi sayuran dan buah setiap hari. Sayuran dan buah kaya akan kandungan nutrisi dan serat yang dapat meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh Anda.
  • Konsumsi lemak hewani dan produk susu dalam tingkat yang wajar. Lemak hewani berlebih juga dapat meningkatkan risiko penyakit kanker.

Baca juga: Musim Hujan Tiba, Waspada 8 Penyakit Tropis yang Bisa Menular Berikut!


Informasi yang diberikan di atas tentu menjadi persiapan yang baik untuk menghadapi kondisi terburuk yang mungkin terjadi. Sebagai pelengkap, Anda juga dapat mendaftarkan diri sendiri dan keluarga ke asuransi penyakit kritis dari AXA Mandiri untuk mencegah risiko finansial yang mungkin terjadi akibat biaya pengobatan kanker prostat yang tidak murah.

Guna mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai beragam pilihan perlindungan kesehatan lain, Anda dapat mengunjungi website resmi AXA Mandiri atau menghubungi Financial Advisor AXA Mandiri di kantor cabang Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia, atau contact center AXA Mandiri di nomor 1500803. Selalu sehat dan terlindung bersama AXA Mandiri!

 

Sumber:

  • https://www.mitrakeluarga.com/artikel/artikel-kesehatan/masalah-prostat-kesehatan-pria
  • https://www.alodokter.com/kanker-prostat
  • https://www.siloamhospitals.com/en/informasi-siloam/artikel/kanker-prostat
  • https://hellosehat.com/kanker/kanker-prostat/pencegahan-kanker-prostat/ 
  • https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-kanker-dan-kelainan-darah/apa-itu-kanker