Asset Publisher

Asset Publisher

Yuk Kenali Perbedaan Antara Tumor Payudara Jinak dan Ganas Untuk Mencegah Penyakit yang Lebih Serius!

Inspirasi

Selalu menjaga kesehatan dan kondisi diri adalah hal utama yang harus dilakukan semua orang agar dapat beraktivitas dengan lancar. Melakukan pengecekan kesehatan secara rutin, dapat membantu Anda mencegah risiko lebih besar yang mungkin saja mengintai. Salah satu risiko yang terkadang jarang dapat dilacak dengan cepat adalah tumor payudara.

Dilansir dari alodokter.com, tumor payudara merupakan benjolan tumor yang tumbuh di payudara, tidak terbentuk dari sel-sel yang ganas, dan tidak menyebar ke tubuh bagian lain. Umumnya, tumor payudara kategori jinak tidak membahayakan nyawa penderitanya.

 

Masih dilansir dari artikel yang sama, sedikitnya terdapat tiga jenis tumor payudara jika dilihat dari penyebabnya seperti berikut:

Jenis tumor payudara dan penyebabnya

1. Fibroadenoma

Merupakan jenis tumor payudara yang paling sering dialami wanita muda pada rentang usia 15-35 tahun. Jenis tumor ini terjadi saat sel di kelenjar dan jaringan ikat di payudara tumbuh secara berlebihan.

Pemicunya adalah pengaruh dari hormon di dalam tubuh wanita. Benjolan yang muncul umumnya dapat hilang dengan sendirinya, namun juga terkadang menetap dan membesar.

2. Fibrokistik

Jika ditemui benjolan yang terkadang hilang timbul sesuai dengan siklus menstruasi, maka benjolan ini dapat disebabkan oleh adanya fibrokistik. Kemunculannya diakibatkan oleh perubahan hormonal yang terjadi selama siklus menstruasi. Kondisi fibrokistik umumnya dialami wanita pada rentang usia 20-50 tahun

3. Kista payudara

Jenis ketiga ini merupakan benjolan berisi cairan yang bisa terbentuk pada salah satu atau kedua payudara. Benjolannya tidak bersifat kanker sehingga penderita tak perlu mengkhawatirkannya. Kista payudara dapat terjadi pada berbagai rentang usia wanita. Namun kasus paling umum adalah pada kisaran usia 35 hingga 50 tahun.

Selain tiga jenis tumor payudara tersebut, ada pula beberapa kondisi lain seperti mastitis, yakni inflamasi yang disebabkan oleh infeksi, dan lobular carcinoma in situ, yakni tumor jinak yang bila tidak segera diobati bisa berubah menjadi tumor ganas.

 

Gejala tumor payudara jinak

Perubahan pada area payudara idealnya akan dapat dirasakan dan mungkin saja tampak. Oleh karena itu, Wanita dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mandiri yang sering disebut juga dengan SADARI, atau Periksa Payudara Sendiri, yang menjadi kampanye dari Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan awareness terkait deteksi dini pada gejala tumor atau kanker payudara.

Dilansir dari aido.id, terdapat beberapa gejala yang muncul atau dapat dirasakan saat terdapat tumor jinak di area payudara seseorang:

  1. Terasa nyeri payudara atau disebut mastalgia
  2. Keluarnya cairan dari bagian puting
  3. Perubahan ukuran, bentuk, serta kontur dari payudara
  4. Puting susu terbalik, kemudian berkerut atau bersisik
  5. Payudara memiliki lesung, mengerut atau bersisik

Secara umum, perubahan yang muncul ini memang tidak bersifat ganas atau mengancam jiwa. Namun jika tidak segera ditangani, tumor jinak dapat meningkatkan risiko seseorang dalam terkena kanker payudara di kemudian hari. Jadi sangat direkomendasikan untuk segera mengatasi tumor jinak tersebut dengan konsultasi ke dokter sebelum risiko lebih besar datang dan mengancam.

Gejala Tumor Payudara Jinak

 

Perbedaan tumor payudara ganas dan jinak

Deteksi dini seperti yang disampaikan di poin sebelumnya bisa membantu Anda untuk mengenali apakah kondisi yang dialami merupakan tumor payudara jinak atau justru tumor ganas yang mengharuskan Anda untuk melakukan penanganan cepat. Dilansir dari situs resmi Hermina Hospitals, setidaknya terdapat enam perbedaan utama antara tumor jinak dan tumor ganas. Selengkapnya dalam penjelasan berikut:

1. Batasan tumor

Pada tumor payudara jinak, terdapat batas yang jelas antara jaringan tumor dan jaringan lain di sekitarnya. Pada tumor payudara ganas, tepian benjolan tidak memiliki batas yang jelas dan permukaannya tidak merata.

2. Tekstur

Pada tumor yang sifatnya jinak, maka teksturnya akan terasa kenyal dan cukup lunak. Sebaliknya, pada tumor ganas, akan terasa lebih keras dan kaku.

3. Pergerakan benjolan

Apakah benjolan yang muncul dapat  bergerak atau mudah dipindahkan? Jika jawabannya ya dan terasa mudah, maka boleh jadi tumor ini berjenis jinak. Namun jika benjolan tersebut tidak dapat dipindahkan atau tidak dapat bergerak sama sekali, maka benjolan ini terindikasi sebagai tumor ganas yang sudah menyatu dengan jaringan di sekitarnya.

4. Pertumbuhan

Tumor payudara jinak memiliki tingkat pertumbuhan yang tidak terlalu cepat, bahkan dapat dikatakan lambat. Namun pada tumor ganas, tingkat pertumbuhannya cepat dan terlihat menonjol di bagian payudara.

5. Rasa nyeri

Anda juga dapat membedakan apakah yang dialami adalah tumor jinak atau ganas dari tingkat rasa nyeri ketika benjolan tersebut ditekan. Jika rasa nyeri muncul saat benjolan ditekan, maka ini tanda bahwa benjolan tersebut adalah tumor jinak. Sebaliknya, jika tidak ada rasa nyeri yang muncul, maka menjadi indikasi tumor ganas.

6. Perubahan permukaan kulit

Deteksi tumor payudara jinak terasa lebih sulit karena perubahan jaringan dan tekstur permukaan kulit tidak terlalu tampak. Namun pada tumor ganas, terjadi perubahan jaringan dan tekstur permukaan kulit di sekitar tumor sehingga lebih mudah untuk dideteksi.

 

Langkah pencegahan dan pengobatan kanker payudara

Langkah pencegahan dan pengobatan tumor payudara jinak sebenarnya cukup sederhana. Dilansir dari artikel dalam situs aido.id, tumor payudara jinak umumnya tidak memerlukan pengobatan. Dokter akan merekomendasikan pengobatan jika tumor yang terdeteksi dapat meningkatkan risiko kanker di masa depan.

Pencegahan tumor payudara jinak

Beberapa langkah pencegahan dan deteksi dini dapat dilakukan dengan cara berikut:

  • Pertahankan berat badan sehat dan ideal, sesuai dengan tinggi badan Anda
  • Lakukan olahraga secara teratur
  • Makan makanan yang bergizi
  • Tidak mengkonsumsi minuman beralkohol
  • Tidak merokok
  • Mempertimbangkan kembali penggunaan terapi pengganti hormon, jika melakukannya
  • Beralih ke opsi kontrasepsi non-hormonal, jika menggunakannya

Pengobatan tumor payudara jinak

Masih dari artikel yang sama, setidaknya terdapat tiga langkah pengobatan atau penanganan pada tumor payudara jinak seperti berikut:

  • Wait and observe. Hal ini sangat direkomendasikan dengan pendampingan dokter ahli atau tenaga kesehatan yang fokus di bidang ini.
  • Antibiotik oral untuk jenis tumor jinak mastitis
  • Pembedahan untuk menghilangkan benjolan yang ada

 

Bagaimana pencegahan dan pengobatan tumor payudara ganas?

Untuk tumor payudara ganas, beberapa poin umum yang perlu diperhatikan adalah gejala, pencegahan, dan langkah pengobatannya.

Gejala tumor payudara ganas

Dilansir dari salah satu artikel di kompas.com, menurut American Cancer Society terdapat beberapa gejala tumor payudara ganas yang harus dicermati dengan baik

  1. Teraba adanya benjolan pada payudara
  2. Benjolan yang ada cenderung keras
  3. Benjolan berbentuk tidak beraturan
  4. Payudara tidak sakit secara umum, namun sakit di bagian puting sesekali
  5. Payudara membengkak, dapat sebagian atau seluruh bagiannya
  6. Tekstur kulit payudara tertarik ke dalam
  7. Kulit puting payudara kemerahan, kering, mengelupas, atau menebal
  8. Keluar cairan dari puting, padahal tidak sedang menyusui
  9. Kelenjar getah bening turut membengkak, biasanya hal ini terjadi di ketiak atau dekat dengan tulang selangkangan

Setelah dikenali beberapa gejala tersebut, selanjutnya Anda juga perlu memahami cara mencegah tumor payudara yang dapat dilakukan.

Pencegahan terhadap tumor payudara ganas

Mengacu pada salah satu artikel yang diterbitkan di alodokter.com, terdapat setidaknya delapan cara untuk mencegah terjadinya kanker payudara. Meski tidak secara total meniadakan risiko, namun akan menekan terjadinya kondisi ini dengan cukup signifikan.

  1. Menjaga berat badan tetap normal sebab ketika berat badan berlebih risiko kanker payudara akan meningkat
  2. Mengkonsumsi makanan sehat seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, minyak sehat, dan makanan yang mengandung kadar antioksidan tinggi
  3. Rajin olahraga. Secara umum melakukan olahraga intensitas sedang jadi rekomendasi utama, misalnya bersepeda, jalan cepat, atau sejenisnya, setidkanya 150 menit per minggu
  4. Berhenti merokok
  5. Membatasi konsumsi minuman beralkohol, atau menguranginya
  6. Menyusui bayi secara teratur karena terbukti dapat menurunkan risiko tumor payudara ganas hingga 16%
  7. Membatasi terapi hormon
  8. Menghindari paparan radiasi karena dapat membantu mengurangi risiko tumor payudara ganas

Pengobatan tumor payudara ganas

Terkait dengan langkah pengobatan yang dapat dilakukan akan terbagi menjadi tiga jenis utama seperti yang dilansir dari situs resmi Primaya Hospitals berikut:

1. Terapi radiasi

Bertujuan untuk membunuh sel kanker tumor ganas yang ada dan mungkin tersisa setelah operasi dilaksanakan. Terapi ini hanya ditujukan untuk area spesifik yang diberi sinar, dan berlangsung selama lima hari hingga enam pekan. Tidak ada rasa sakit yang muncul, namun mungkin muncul efek samping berupa iritasi kulit.

2. Kemoterapi

Terapi selanjutnya adalah menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker dan mencegahnya tumbuh. Terdapat tiga strategi utama dalam kemoterapi, yakni adjuvant yang diberikan pada pasien yang berpotensi ditangani dengan operasi atau radiasi, kemudian presurgical untuk mengecilkan tumor atau membunuh sel kanker sebelum operasi, dan therapeutic, yakni kemoterapi yang dilakukan rutin pada kanker payudara metastasis

3. Terapi hormonal

Terapi yang dilakukan karena penyakit sensitif terhadap perubahan hormon. Tujuannya untuk mencegah agar tumor ganas tidak kembali dan mengatasi gejala yang tersisa.

Dengan membaca artikel ini secara lengkap, Anda sudah memiliki pengetahuan yang lebih banyak mengenai tumor payudara jinak. Pencegahan dapat dilakukan dengan pola hidup sehat, dan pengobatan dini yang dilaksanakan dapat membantu mengurangi risiko yang lebih besar, baik dari sisi kesehatan, atau dari sisi finansial.

Untuk membantu mengantisipasi dampak kesehatan, penanganan cepat perlu dilakukan dengan tepat. Namun untuk mencegah dampak finansial akibat kanker payudara yang dapat terjadi di masa depan, maka memiliki produk asuransi yang tepat menjadi salah satu jawabannya. Asuransi Mandiri Proteksi Kanker Dini dari AXA Mandiri menjadi sebuah solusi untuk mencegah risiko finansial besar yang mungkin muncul karena kondisi dan penyakit tersebut.

Beberapa keunggulan utama yang akan Anda dapatkan dari produk Asuransi Mandiri Proteksi Kanker Dini ini adalah sebagai berikut:

  • Manfaat rawat inap akibat penyakit kanker
  • Manfaat rawat jalan (biaya perawatan kanker)
  • Manfaat santunan tunai harian
  • Manfaat santunan meninggal dunia
  • Manfaat pengembalian premi

Sangat menarik bukan? Tentu saja tidak ada yang ingin terkena dampak dan risiko dari tumor payudara jinak atau ganas. Namun dengan keberadaan produk asuransi yang tepat ini, risiko tersebut dapat ditangani sejak dini. Manfaat yang diberikan lengkap dan meng-cover setiap risiko yang ada. Semua manfaat tersebut dapat diperoleh sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dan dapat dijelaskan dengan cara menghubungi contact center AXA Mandiri 1500803.  Dapatkan informasi lebih banyak mengenai setiap produk asuransi yang ditawarkan, karena masa depan seharusnya tidak berisiko!

 

Sumber: 

  • https://www.alodokter.com/mengenal-tumor-payudara-jinak-gejala-dan-penanganannya
  • https://aido.id/diseases/tumor-payudara-jinak/detail
  • https://aido.id/health-articles/deteksi-kanker-payudara-sadari/detail
  • https://herminahospitals.com/id/articles/yuk-kenali-ciri-ciri-tumor-payudara-jinak.html
  • https://herminahospitals.com/id/articles/kenali-beda-ganas-atau-jinaknya-tumor-payudara.html 
  • https://primayahospital.com/onkologi/terapi-kanker-payudara/
  • https://www.alodokter.com/cara-mencegah-kanker-payudara-ternyata-mudah