Asset Publisher

Asset Publisher

null Sakit Jantung, Kenali Risiko dan Faktor Penyebabnya pada Anak Muda
Inspirasi Berita

Umumnya, sakit jantung sering terjadi pada orang lansia. Namun saat ini anak muda pun bisa terkena penyakit ini. Dilansir dari health.grid.id, saat ini 1 dari 5 pasien serangan jantung berusia di bawah 40 tahun. Bahkan kasus serangan jantung terus meningkat setiap tahunnya pada pasien berusia 20-an hingga 30 tahun. 

Gejala sakit jantung

Gejala sakit jantung sangat beragam dan tergantung pada jenis kondisi yang dialami. Umumnya, ada beberapa ciri-ciri sakit jantung seperti nyeri dada, sesak napas, batuk, mual, muntah, perubahan irama jantung, cepat lelah, tangan dan kaki terasa dingin, hingga nyeri pada tubuh bagian atas.

Faktor penyebab sakit jantung

Agar Anda tidak termasuk ke dalam golongan anak muda yang mengalami sakit jantung, cobalah hindari beberapa faktor yang sering menjadi penyebab sakit jantung berikut.

1. Kebiasaan merokok

Banyak anak muda yang merokok setiap harinya, baik konsumsi aktif maupun pasif. Padahal, orang yang sering merokok atau terpapar asap rokok berisiko lebih besar mengidap penyakit jantung. Merokok bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri karena adanya plak. Semakin sering merokok, maka plak tersebut akan semakin tebal dan menyulitkan darah untuk mengalir dengan lancar. Tidak hanya itu, zat kimia rokok juga membuat arteri yang awalnya fleksibel dan lebih kaku menjadi meradang dan rusak.

2. Obesitas

Obesitas atau berat badan berlebih juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Di mana dengan berat badan yang berlebih, kadar kolesterol jahat dan trigliserida pun ikut meningkat dan meningkatkan risiko serangan jantung. Kadar kolesterol yang tinggi akan membentuk plak-plak kolesterol dalam pembuluh darah arteri jantung yang nantinya bisa menyebabkan penyumbatan.

Obesitas Atau Bisa Meningkatkan Risiko Sakit Jantung

Karena adanya penyumbatan ini juga, jantung harus bekerja lebih keras memompa untuk menyuplai oksigen dan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh. Peningkatan aliran darah ini yang nantinya bisa menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi), yang merupakan penyebab utama sakit jantung. Jadi, agar terhindar dari risiko sakit jantung, pastikan Anda menjaga berat badan dan menerapkan pola makan seimbang.

3. Diabetes

Menurut Luke Laffin, MD, seorang ahli jantung dari Cleveland Clinic, ada beberapa alasan mengapa terjadi peningkatan serangan jantung pada anak muda. Salah satunya adalah peningkatan kasus atau insiden diabetes tipe 2. Ia mengungkapkan bahwa 20 tahun lalu, serangan jantung akibat diabetes tipe 2 pada pria muda berusia 25 atau 35 tahun adalah hal yang jarang dibahas di sekolah kedokteran Namun hal ini sudah menjadi hal yang umum terjadi saat ini.

4. Kurang bergerak

Banyak anak muda ‘mager’ atau males gerak karena adanya kemudahan yang diberikan akibat dari perkembangan teknologi. Misalnya saja, mereka tidak perlu keluar rumah untuk makan karena sudah ada layanan pesan antar makanan Mereka juga tidak perlu pergi ke jalan raya untuk menunggu dan naik transportasi umum karena sudah ada transportasi online yang siap menjemput ke rumah.


Baca juga: Hindari Risiko Sakit Jantung dengan Lakukan Olahraga Rutin Berikut Ini!


Hal inilah yang menurut Dr. Laffin juga menjadi latar belakang yang membuat banyaknya anak muda terkena serangan jantung, di mana sekarang terjadi perubahan dalam keseharian orang, yaitu tidak lagi cukup bergerak. Bahkan pekerjaan lebih banyak dilakukan dengan duduk dan membutuhkan lebih sedikit aktivitas fisik dibandingkan dekade sebelumnya.

5. Pola makan buruk

Saat ini semuanya dilakukan dengan praktis, termasuk ketika mengonsumsi makanan. Banyak anak muda yang mengonsumsi makanan ultra-processed, yaitu makanan dengan rasa buatan, warna buatan, pemanis tambahan, penstabil, dan zat aditif lain untuk membuatnya seperti makanan sesungguhnya (real food).

Makanan ini sering ditemui sebagai makan instan buatan pabrik, dan bahkan sudah menjadi makanan harian para kaum urban serta remaja, seperti pasta, mi instan, sup siap saji, nugget daging, termasuk pizza instan. Konsumsi makanan seperti ini yang terlalu sering bisa menyebabkan diabetes maupun kondisi lain yang dapat memicu penyakit jantung pada usia muda.

Pola Makan Buruk Dapat Menyebabkan Sakit Jantung

6. Hipertensi dan kolesterol

Banyak juga anak muda yang mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kolesterol tinggi. Kedua kondisi ini berkontribusi pada sakit jantung. Untuk mencegah terjadinya penyakit jantung, Anda harus mencoba mencegah perkembangan faktor risiko tersebut dengan cara berolahraga rutin, makan makanan bergizi, tidak merokok, mengelola stres, menghindari kegemukan, serta mengontrol tekanan darah dan kolesterol.

7. Memiliki riwayat penyakit kardiovaskular keluarga

Dikutip dari Kompas.com, riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko sakit jantung. Kelainan bawaan anatomi arteri koroner pun dilaporkan memiliki persentase 4 persen dapat menyebabkan penyakit jantung di usia muda. Oleh karena itu, jika terdapat keluarga yang memiliki riwayat penyakit jantung, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebagai langkah antisipasi yang paling tepat.

Risiko turun-temurun Anda terkena penyakit jantung ditentukan dengan memiliki saudara laki-laki tingkat pertama (seperti ayah, saudara laki-laki, atau anak laki-laki) di bawah usia 55 tahun dengan riwayat serangan jantung atau stroke, atau kerabat perempuan tingkat pertama (seperti ibu, saudara perempuan, atau anak perempuan) di bawah usia 65 tahun dengan riwayat serangan jantung atau stroke.


Baca juga: Cara Mudah Mencegah Sakit Jantung yang Bisa Anda Lakukan 


Setelah mengetahui beberapa faktor yang menjadi penyebab sakit jantung tersebut, pastikan untuk menghindarinya agar risiko terkena sakit jantung dapat Anda minimalisir. Selain itu, lengkapi juga perlindungan bagi diri Anda dan keluarga dengan mendaftarkan diri ke dalam Asuransi Mandiri Proteksi Jantung dari AXA Mandiri. Dengan asuransi ini, Anda dan keluarga tidak perlu khawatir lagi dengan risiko keuangan yang mungkin terjadi ketika Anda mengalami sakit jantung di kemudian hari.

Anda akan mendapatkan berbagai manfaat penggantian biaya rawat inap dengan metode cashless atau reimbursement yang bisa digunakan untuk biaya kamar, tindakan bedah, aneka perawatan rumah sakit, biaya kunjungan dokter umum dan dokter spesialis jantung, biaya perawatan sebelum dan sesudah rawat inap, biaya akomodasi pendamping. Anda juga akan mendapatkan manfaat santunan tunai meninggal dunia jika terjadi risiko terburuk.

Untuk mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam Asuransi Mandiri Proteksi Jantung, silakan langsung kunjungi website AXA Mandiri atau hubungi Financial Advisor AXA Mandiri dengan mengunjungi Kantor Cabang Bank Mandiri atau Bank Syariah Indonesia terdekat atau menghubungi contact center AXA Mandiri di 1500803.

 

Sumber:

  • https://health.grid.id/read/353111686/4-penyebab-serangan-jantung-di-usia-20an-dan-cara-mencegahnya?page=all
  • https://www.ruangmom.com/tanda-tanda-sakit-jantung.html
  • https://hellosehat.com/jantung/penyakit-jantung/penyebab-serangan-jantung-usia-muda/
  • https://health.kompas.com/read/2020/09/14/163100268/6-penyebab-penyakit-jantung-pada-anak-muda?page=all
  • https://hellosehat.com/jantung/penyakit-jantung/serangan-jantung-akibat-obesitas/
  • https://hellosehat.com/jantung/penyakit-jantung/rokok-sebabkan-penyakit-jantung/