Asset Publisher

Asset Publisher

null Pentingnya Financial Planning & Cara Membuatnya dengan Tepat
Inspirasi Berita

Literasi keuangan menjadi salah satu hal penting yang wajib dimiliki oleh generasi muda. Pasalnya, pengetahuan mengenai literasi keuangan dinilai dapat membantu meningkatkan kemampuan dalam menabung dan berinvestasi, sekaligus memberikan manfaat tentang financial planning.

Dengan melakukan financial planning atau perencanaan keuangan, maka Anda akan mengetahui apa bedanya keinginan dan kebutuhan, serta bisa memahami mana prioritas yang perlu didahulukan dan ditunda. Financial planning setiap orang juga akan berbeda  tergantung dari kondisi finansial masing-masing dan tujuan apa yang ingin dicapai.

Lalu apa sebenarnya itu financial planning? Apa saja manfaatnya dan bagaimana cara membuat financial planning yang tepat untuk keuangan Anda? Simak selengkapnya di bawah ini.

Apa itu financial planning?

Menurut Financial Planning Standards Board Indonesia yang dilansir dari OJK, financial planning merupakan proses untuk mencapai tujuan hidup seseorang melalui pengelolaan keuangan secara terencana. Dengan kata lain, financial planning mengacu pada proses penyederhanaan pendapatan, pengeluaran, aset, dan berbagai kewajiban rumah tangga untuk mengatur kebutuhan di masa sekarang dan masa mendatang. Penyederhanaan tersebut dilakukan untuk mencapai tujuan finansial yang ditentukan oleh masing-masing individu.

Manfaat dari perencanaan keuangan bisa dirasakan dengan adanya “arah dan arti” keputusan finansial seseorang. Melalui pengelolaan keuangan, Anda bisa mengerti bagaimana setiap keputusan keuangan yang dibuat akan memberikan dampak ke area lain dari keseluruhan situasi keuangan. Dengan melihat setiap keputusan finansial sebagai bagian dari suatu keseluruhan, Anda juga dapat mempertimbangkan efek jangka pendek dan panjang atas tujuan-tujuan hidup yang Anda miliki.

Perencanaan keuangan juga dapat dijadikan sebagai alat untuk bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan keuangan di masa kini dan masa depan sehingga nantinya Anda bisa mencapai tujuan akhir dari perencanaan keuangan yaitu kebebasan finansial (financial freedom), yang dapat diartikan bebas dari hutang, tersedianya arus penghasilan dari investasi yang telah dilakukannya, serta terproteksi secara finansial dari risiko apapun yang mungkin terjadi.

Pentingnya financial planning

Financial planning dilakukan untuk membangun skala prioritas dalam hal keuangan. Dengan mengetahui prioritas keuangan, Anda akan lebih mudah menentukan berapa banyak dana yang harus dikeluarkan dan harus ditabung atau diinvestasikan. Lalu apa saja manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan melakukan perencanaan keuangan atau financial planning? Di bawah ini adalah beberapa manfaat financial planning yang dilansir dari BMoney.

1. Panduan dalam manajemen keuangan

Untuk dapat mengelola keuangan dengan tepat, tentu Anda membutuhkan panduan. Rencana keuangan inilah yang bisa Anda gunakan sebagai panduan ketika menjalankan aktivitas finansial dalam kehidupan sehari-hari sehingga setiap kali Anda akan mengeluarkan uang, maka Anda akan mempertimbangkan terlebih dahulu apakah pengeluaran tersebut sesuai rencana keuangan yang dibuat atau tidak.

2. Memaksimalkan sumber penghasilan

Dengan merencanakan keuangan, Anda akan mengetahui arus kas keuangan sehingga lebih mudah mengecek apakah sumber penghasilan yang diperoleh lebih besar daripada pengeluaran atau tidak. Nantinya, ini akan membantu Anda memaksimalkan sumber penghasilan agar tidak ada pengeluaran yang tidak sesuai rencana yang telah dibuat sebelumnya.

Anda juga bisa melakukan melakukan pencatatan keuangan untuk mengetahui pengeluaran yang bisa dipangkas dan mana anggaran yang bisa ditambah. Misalnya jika Anda sering mengeluarkan uang untuk hiburan, maka Anda bisa menguranginya dan mengalokasikan dana tersebut untuk investasi.

3. Menghemat anggaran

Ketika mengetahui ada pengeluaran yang tidak perlu, Anda juga bisa menentukan berapa banyak anggaran yang bisa dipangkas sehingga Anda bisa menghemat penghasilan untuk mencapai tujuan finansial yang lebih besar. 

Cara Membuat Financial Planning

Hemat berbeda dengan pelit. Dengan berhemat, Anda akan mengetahui mana hal yang menjadi kebutuhan dan mana yang hanya sekadar keinginan. Kebutuhan berarti hal-hal yang harus dipenuhi, sedangkan keinginan adalah hal-hal yang pemenuhannya bisa ditunda bahkan dipangkas sama sekali.

4. Mengantisipasi risiko keuangan di masa depan

Untuk mencapai financial freedom sebagai tujuan perencanaan keuangan, maka Anda juga perlu mengantisipasi risiko tidak terduga yang mungkin terjadi di masa mendatang. Dengan perencanaan keuangan, Anda akan memiliki dana darurat yang bisa digunakan ketika kondisi finansial tiba-tiba mengalami perubahan.

5. Mewujudkan tujuan yang ingin dicapai

Perencanaan keuangan yang baik akan membawa Anda mencapai tujuan keuangan. Hal ini terjadi karena  setiap uang yang Anda keluarkan sudah dipertimbangkan secara matang agar tetap sesuai dengan tujuan finansial. Misalnya tujuan finansial Anda adalah membeli rumah dalam waktu 3 tahun. Jika rencana keuangan diimplementasikan dengan baik, maka Anda akan dapat membeli rumah dalam kurun waktu tersebut.

6. Memperoleh pendapatan pasif

Saat ini, sudah banyak orang yang menyadari pentingnya financial planning demi memperoleh pendapatan pasif melalui investasi. Dengan investasi inilah Anda tidak perlu lagi bekerja secara penuh untuk mencapai tujuan finansial yang telah ditetapkan. Jika investasi dilakukan secara terus menerus dan strategis, maka Anda dapat memperoleh kebebasan finansial sejak dini.

Cara membuat financial planning

Setelah memahami pentingnya melakukan financial planning, tentu Anda penasaran bukan bagaimana cara membuatnya dengan tepat? Di bawah ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat financial planning yang dilansir dari Qoala.

1. Buat anggaran pengeluaran

Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk membuat financial planning adalah dengan membuat anggaran pengeluaran. Cobalah mulai dengan menghitung berapa banyak uang yang Anda hasilkan setiap bulannya setelah adanya pengurangan pajak dan potongan gaji lainnya.

Pastikan hanya memasukkan sumber penghasilan yang dapat diandalkan seperti  gaji tetap. Jika ada pendapatan lain yang tidak tetap, Anda dapat memasukkannya ke dalam kategori pendapatan lainnya. 

2. Catat seluruh penghasilan dan pengeluaran

Jika Anda tidak memiliki catatan keuangan pribadi, dipastikan Anda tidak akan bisa mengatur keuangan dengan baik. Mencatat penghasilan dan pengeluaran akan memberikan banyak manfaat dan menjadi langkah awal dari pengelolaan keuangan yang baik. Anda akan bisa melihat kemana saja pendapatan digunakan sehingga bisa mengetahui pengeluaran apa yang bisa dikurangi atau menambah nominalnya sesuai kebutuhan.

Dengan mencatat penghasilan dan pengeluaran, Anda juga bisa lebih mudah merancang tujuan keuangan. Misalnya Anda berencana untuk membeli laptop 6 bulan ke depan, maka Anda harus mulai menabung uangnya dari sekarang. Dengan adanya catatan inilah Anda bisa memperkirakan uang untuk tabungan yang harus dikeluarkan setiap bulannya agar tujuan bisa tercapai dengan rentang waktu yang telah ditentukan.

Catat Seluruh Penghasilan dan Pengeluaran untuk Financial Planning yang Baik

3. Atur keuangan dengan metode 50/30/20

Metode ini bisa Anda gunakan untuk mengatur keuangan setiap bulannya. Tapi apa maksud dari 50/30/20? Rumus ini bisa Anda gunakan untuk membagi pendapatan bersih menjadi tiga bagian yaitu 50% untuk kebutuhan harian, 30% untuk hiburan, dan 20% untuk investasi. 

Berikut contoh mengatur keuangan dengan metode 50/30/20:

  • 50% untuk pendapatan kebutuhan sehari-hari dan juga tagihan wajib misalnya belanja makanan, alat mandi, hingga obat. Masukkan juga tagihan wajib seperti listrik, air, asuransi, dan banyak lagi. Hitung dengan benar apakah ini sesuai jumlah 50% dari pendapatan Anda atau tidak. Jika terlalu berlebih, Anda bisa menguranginya dengan membeli barang yang lebih murah.
  • 30% untuk hiburan dan keinginan lainnya. Hal ini penting Anda masukkan ke dalam pengaturan keuangan agar Anda tetap bisa melakukan hal yang menyenangkan sambil mengelola keuangan dengan baik. Anda bisa menyiapkan budget lebih awal untuk mendapatkan hiburan yang diinginkan.
  • 20% untuk tabungan dan investasi. Hal ini bisa dalam bentuk dana darurat atau barang yang ingin dibeli. Anda juga bisa memasukkannya sebagai dana pensiun atau modal investasi.

Baca juga: Ingin Mengajukan Pensiun Dini? Jangan Terburu-Buru, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Mengajukannya!

 


4. Bayar utang & cicilan tepat waktu

Ketika bebas dari hutang, maka Anda akan lebih aman dan nyaman dengan keadaan finansial. Hal ini karena Anda tidak akan memiliki beban lain kecuali biaya harian. Agar terbebas dari hutang, Anda bisa coba mengendalikan keinginan untuk berhutang. Jika hutang dalam bentuk kartu kredit atau pinjaman lainnya, pastikan untuk memilih cicilan tanpa bunga. Anda juga bisa menggabungkan utang dalam satu tempat sehingga tidak bingung. Pastikan juga untuk selalu membayar tepat waktu agar hutang dan cicilan tersebut cepat lunas.

5. Tekan pengeluaran konsumtif

Untuk membuat financial planning yang tepat, Anda juga bisa mengurangi pengeluaran konsumtif yang biasa dilakukan sehari-hari seperti membeli kopi di coffee shop, nonton bioskop setiap akhir minggu, dan sebagainya. Pengeluaran konsumtif inilah yang akan membuat Anda tidak bisa mengontrol pengeluaran. Jadi, untuk mencapai tujuan keuangan dengan mudah, pastikan Anda menekan seluruh pengeluaran konsumtif yang Anda miliki dan  pastikan hanya membeli barang yang dibutuhkan saja.

6. Alokasikan untuk dana darurat

Pastikan juga untuk selalu menyisihkan dana darurat setiap Anda mendapatkan penghasilan. Dana darurat inilah yang dapat membantu Anda keluar dari kondisi darurat yang dapat mengganggu finansial di kemudian hari. Nominal untuk dana darurat sendiri bisa  disesuaikan dengan keadaan keuangan dan prioritas pengeluaran. ika belum menikah, maka idealnya Anda perlu mengumpulkan 6 kali dari total pengeluaran per bulan.


Baca juga: Cara Mempersiapkan Dana Darurat yang Baik & Tepat 


7. Miliki asuransi

Untuk mencapai tujuan keuangan, Anda juga perlu mempertimbangkan untuk memiliki produk asuransi, baik asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa. Dengan memiliki produk asuransi, Anda bisa mencegah risiko keuangan yang mungkin terjadi akibat berbagai risiko di masa depan, mulai dari risiko penyakit hingga risiko kematian.

Dengan memiliki asuransi, Anda juga tidak perlu khawatir ketika terjadi risiko di masa depan. Perusahaan asuransi akan menanggung segala risiko keuangan yang terjadi di masa depan sesuai dengan produk asuransi yang Anda pilih.

Salah satu perusahaan asuransi terpercaya yang dapat Anda pilih untuk mengalihkan risiko keuangan yang dapat terjadi di masa depan adalah AXA Mandiri. Dengan asuransi dari AXA Mandiri, Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat asuransi lewat produk asuransi yang dapat dipilih sesuai kebutuhan, mulai dari asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi penyakit kritis, hingga asuransi masa depan.

Untuk mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam produk asuransi AXA Mandiri, silakan langsung kunjungi website AXA Mandiri atau hubungi Financial Advisor AXA Mandiri dengan mengunjungi Kantor Cabang Bank Mandiri atau Bank Syariah Indonesia terdekat atau menghubungi contact center AXA Mandiri di 1500803.

 

Sumber:

  • https://www.simulasikredit.com/apa-itu-financial-planning/
  • https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Category/130
  • https://bmoney.id/blog/financial-planning-117207
  • https://www.qoala.app/id/blog/keuangan/perencanaan/perencanaan-keuangan-pribadi/