Asset Publisher

Asset Publisher

null Dana Darurat, Kenali Manfaat dan Jumlah Ideal yang Harus Disiapkan
Inspirasi Berita

Tidak ada seorangpun mengetahui apa yang akan terjadi di kemudian hari. Mungkin saja hari ini Anda dalam keadaan baik namun apa Anda bisa menjamin kondisi tersebut akan tetap baik di kemudian hari? Itulah pentingnya memiliki dana darurat.

Lalu, apakah Anda sudah mempersiapkannya? Apa sebenarnya manfaat mempersiapkan dana darurat dan berapa dana yang perlu dipersiapkan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut beberapa hal penting mengenai dana darurat yang harus Anda simak.

Apa itu dana darurat?

Menurut situs Gaji Gesa, dana darurat adalah uang yang disisihkan untuk kejadian tidak terduga dalam hidup seperti kecelakaan, kerusakan rumah, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK). Hingga saat ini, masih banyak orang yang salah mengartikan dana darurat sebagai tabungan. Padahal dana darurat tidak diperuntukkan untuk tujuan keuangan tertentu dan hanya dapat digunakan untuk keperluan yang sifatnya mendadak dan mendesak.

Dana darurat ini penting dimiliki sebagai solusi ketika terjadi risiko atau hal yang datang secara tidak terduga. Tanpa dana darurat, Anda akan lebih mudah ‘tergoda’ untuk menggunakan kartu kredit atau mengambil penawaran pinjaman online yang justru akan memperburuk kesehatan finansial di masa depan.

Manfaat dana darurat

Dana darurat bukan hanya dapat membantu Anda menghadapi kondisi darurat atau mendesak di kemudian hari. Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan memiliki dana darurat. Berikut beberapa manfaat memiliki dana darurat yang dikutip dari IDNTimes.

1. Lebih tenang ketika mengalami masalah kesehatan

Dengan memiliki dana darurat, Anda tidak perlu khawatir ketika mengalami masalah kesehatan. Meskipun Anda memiliki asuransi kesehatan, biasanya tidak semua tagihan rumah sakit bisa diklaim asuransi. Oleh karena itu, selain mengecek manfaat asuransi kesehatan yang dimiliki, pastikan juga Anda mempersiapkan dana darurat. Dengan dana darurat inilah Anda bisa menutup tagihan medis yang harus dibayar secara pribadi.

Bukan hanya itu, ketika sakit dan butuh rawat jalan, biasanya Anda perlu mengeluarkan dana pribadi terlebih dahulu sebelum nantinya diganti oleh asuransi dari perusahaan atau kantor. Disinilah peran dana darurat yang Anda persiapkan. Anda bisa menggunakan dana tersebut terlebih dahulu sebelum biaya perawatan diganti oleh asuransi dari kantor.

2. Tidak perlu khawatir ketika terjadi PHK

Anda pasti masih ingat bukan banyaknya perusahaan yang melakukan PHK massal ketika awal pandemi COVID-19? Hal ini tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi Anda yang tidak memiliki dana darurat.

Namun jika memiliki dana darurat dan suatu saat terjadi pemberhentian hubungan kerja, maka Anda tidak perlu bingung mencukupi kebutuhan hidup. Anda masih bisa menggunakan dana darurat yang telah dipersiapkan sambil berusaha mencari pekerjaan baru atau membangun bisnis pribadi.

3. Terhindar dari kebiasaan berutang 

Utang menjadi salah satu penyebab masalah keuangan yang tidak bisa dihindari ketika Anda tidak memiliki dana darurat. Ketika terjadi pengeluaran yang tidak terduga dan mengharuskan untuk mengeluarkan biaya lebih besar dari biasanya, Anda akan coba menutupinya dengan berutang kepada orang lain atau lembaga keuangan. Dengan adanya dana darurat, Anda bisa memenuhi tagihan atau pengeluaran yang tidak terduga tersebut tanpa berutang.

Memiliki Dana Darurat Akan Menghindarkan Anda Dari Utang

4. Lebih fokus saat bekerja

Bukan hanya bermanfaat dari sisi keuangan saja, memiliki dana darurat juga membantu Anda lebih fokus bekerja. Anda akan lebih merasa tenang dan bisa lebih fokus melakukan berbagai aktivitas ketika memiliki cadangan uang. Dengan begitu, hasil kerja Anda pun bisa lebih bagus dan memuaskan. Bukan tidak mungkin kinerja yang bagus ini akan membantu Anda mendapatkan kenaikan gaji dan membuat kondisi keuangan lebih sehat.

5. Hidup lebih tenang

Masalah finansial sering membuat seseorang stres dan tertekan. Oleh karena itu bagi Anda yang ingin hidup lebih tenang, perlu mempersiapkan dana darurat agar kehidupan yang berjalan bisa selalu tenang tanpa mengkhawatirkan tagihan biaya yang belum bisa terbayar.

Berapa jumlah ideal dana darurat?

Banyak orang yang bertanya-tanya berapa jumlah dana darurat yang perlu dipersiapkan. Jika berbicara besaran dana darurat yang dibutuhkan, maka akan berbeda-beda pada masing-masing orang dan tergantung pada jumlah kebutuhan bulanan secara keseluruhan.

Meski digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi darurat tertentu, jumlah dana darurat ini biasanya akan dihitung berdasarkan pengeluaran bulanan. Berikut ini adalah jumlah ideal dana darurat yang dibutuhkan dan perlu dipersiapkan.

  1. Lajang (tidak memiliki tanggungan): 6 kali jumlah pengeluaran bulanan.
  2. Menikah (belum memiliki anak): 9 kali jumlah pengeluaran bulanan rumah tangga.
  3. Menikah (memiliki anak): 12 kali jumlah pengeluaran bulanan rumah tangga.

Besaran jumlah dana yang dibutuhkan ini akan semakin besar seiring bertambahnya jumlah tanggungan yang dimiliki. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu mencermati dan menyesuaikannya dengan kondisi kehidupan. Misalnya jika beberapa bulan ke depan Anda akan menikah atau akan segera memiliki anak, maka perlu memperbarui kembali jumlah dana darurat sesuai jumlah pengeluaran bulanan.


Baca juga: Cara Mempersiapkan Dana Pensiun dengan Tepat Agar Masa Tua Lebih Nyaman


Tips mengumpulkan dana darurat

Setelah mengetahui manfaat dan besaran dana darurat ideal yang perlu disiapkan, sekarang saatnya mengetahui bagaimana cara mengumpulkan dana darurat yang tepat dan sesuai kebutuhan Anda dan keluarga. Di bawah ini adalah beberapa tips mengumpulkan dana darurat seperti yang dilansir dari Tanamduit.

1. Tentukan jumlah dana darurat yang dibutuhkan

Sebelum menghitung besaran jumlah dana yang dibutuhkan, Anda harus cek terlebih dahulu pengeluaran rata-rata setiap bulannya. Anda juga bisa menentukan jumlah dana darurat sesuai dengan besaran dana ideal seperti yang dijelaskan di atas.

Misalnya ketika Anda sudah menikah, belum memiliki tanggungan, dan dengan pengeluaran rata-rata bulanan sebesar Rp5 juta. Maka besaran dana darurat yang perlu dipersiapkan adalah 9 kali pengeluaran bulanan atau sebesar 9 x Rp5 juta yaitu Rp45 juta. Perlu diketahui juga bahwa semakin banyak tanggungan, maka semakin besar juga dana  yang harus Anda siapkan.

2. Tentukan jangka waktu mempersiapkan dana darurat

Setelah mengetahui besaran dana darurat yang perlu disiapkan, Anda juga perlu menentukan target waktu untuk mencapai dana yang akan dimiliki. Dengan memiliki target waktu, Anda bisa lebih termotivasi untuk mencapainya. Anda bisa prioritaskan tabungan dana darurat terlebih dahulu agar targetnya cepat terpenuhi sebelum mencapai tujuan keuangan lainnya.

3. Buat rekening khusus dana darurat

Untuk mempersiapkan dana darurat dengan matang, Anda juga perlu memisahkan rekening penyimpanan dana tersebut agar tidak tercampur dengan rekening yang digunakan sehari-hari. Hal ini bertujuan agar dana darurat  tidak akan terpakai atau tidak sengaja terpakai untuk kebutuhan rutin.

4. Cari penghasilan tambahan

Agar dana darurat segera terkumpul, Anda juga bisa coba mencari sumber penghasilan lain, misalnya dengan memulai bisnis kecil-kecilan atau mencari pekerjaan sampingan yang hasilnya sebagian besar atau seluruhnya dapat Anda alokasikan untuk mempersiapkan dana darurat.

Memiliki Pekerjaan Sampingan Untuk Menambah Dana Darurat

5. Pastikan dana darurat hanya digunakan untuk kebutuhan mendesak

Jika sudah memiliki dana darurat, pastikan juga Anda hanya menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan mendesak saja. Misalnya ketika Anda masuk rumah sakit, biaya perbaikan rumah akibat bencana, atau hal mendesak lainnya.

Jangan sampai tergiur untuk menggunakan dana tersebut untuk berlibur atau sekedar membeli gadget terbaru. Anda juga perlu memahami prioritas dan membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

6. Jangan jadikan persiapan dana darurat sebagai beban

Ketika mempersiapkan dana darurat, pahami bahwa dana darurat bukanlah beban melainkan dana yang dapat membantu Anda menghadapi berbagai kemungkinan di situasi darurat yang mungkin terjadi di masa depan. Jadi, anggaplah dana tersebut sebagai penolong Anda nantinya dan sebagai persediaan dana agar bisa lebih tenang dan merasa aman menghadapi masa depan.

Itulah beberapa hal penting yang perlu Anda pahami tentang dana darurat untuk menghadapi berbagai risiko di kemudian hari. Bukan hanya membantu menghadapi risiko masa depan, dana darurat juga bisa dijadikan sebagai dana pensiun sehingga Anda bisa menjalani masa pensiun lebih tenang dan nyaman tanpa perlu khawatir menjadi beban.


Baca juga: Ingin Mengajukan Pensiun Dini? Jangan Terburu-Buru, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Mengajukannya!


Agar dana darurat Anda bisa lebih bermanfaat untuk masa depan, maka penting juga untuk memiliki asuransi. Dengan memiliki perlindungan asuransi, seperti asuransi masa depan dari AXA Mandiri, Anda bisa melindungi diri sendiri dan keluarga dari risiko yang mungkin terjadi di masa depan yang dapat menguras dana darurat yang sudah terkumpul.

Untuk mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam asuransi masa depan AXA Mandiri, silakan langsung kunjungi website AXA Mandiri atau hubungi Financial Advisor AXA Mandiri dengan mengunjungi Kantor Cabang Bank Mandiri atau Bank Syariah Indonesia terdekat atau menghubungi contact center AXA Mandiri di 1500803.

 

Sumber:

  • https://money.kompas.com/read/2021/11/14/110109126/ini-5-alasan-pentingnya-siapkan-dana-darurat?page=all
  • https://gajigesa.com/dana-darurat-adalah/
  • https://www.idntimes.com/business/finance/eva-yuniarti/manfaat-punya-dana-darurat-c1c2?page=all
  • https://www.cermati.com/artikel/berapa-banyak-jumlah-dana-darurat-yang-harus-dipersiapkan
  • https://www.tanamduit.com/belajar/investasi/tips-mempersiapkan-dana-darurat