Asset Publisher

Asset Publisher

null Pahami Asuransi PAYDI dengan Baik Sebelum Membelinya!
Inspirasi

Produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi atau PAYDI merupakan salah satu produk asuransi yang sering ditanyakan kebanyakan orang. Bagaimana tidak? PAYDI ini menjadi produk asuransi yang cukup unik karena dapat memberikan 2 manfaat sekaligus yaitu perlindungan jiwa dan potensi hasil dari investasi. Namun, asuransi PAYDI patut dipelajari terlebih dahulu agar secara maksimal dapat mendapatkan kedua manfaat tersebut, maka pastikan Anda memahami dengan betul apa itu asuransi PAYDI

 

Mengenal asuransi PAYDI

Berdasarkan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan SEOJK (05/2019) tentang Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi, PAYDI adalah produk asuransi jiwa yang memberikan perlindungan finansial terhadap risiko kematian sekaligus dengan manfaat investasi dari kumpulan dana. Kesimpulannya, PAYDI adalah jenis asuransi jiwa yang memiliki dua manfaat yaitu perlindungan finansial dan investasi.

Asuransi PAYDI ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan produk asuransi tradisional seperti asuransi jiwa seumur hidup (whole life insurance) dan asuransi jiwa dwiguna (endowment insurance). Pertama, asuransi PAYDI lebih fleksibel karena bisa menambah manfaat asuransi. Anda sebagai nasabah dapat membeli berbagai manfaat perlindungan tambahan (rider) sesuai kebutuhan. Kedua, asuransi PAYDI juga memiliki porsi nilai tunai yang terbentuk dari pengelolaan dana investasi sebagai bagian dari premi yang disetor setiap bulannya.

Namun perlu diketahui bahwa premi yang disetorkan tidak seluruhnya ditempatkan pada porsi investasi karena sebagian digunakan untuk alokasi dana seperti biaya akuisisi, biaya asuransi, biaya administrasi dan biaya pengelolaan dana investasi untuk membayar perlindungan tiap bulan, serta biaya transaksi polis yang akan dibebankan sesuai transaksi polis yang dilakukan yaitu biaya top-up, biaya penarikan nilai tunai, dan lain-lain.

Nantinya, manajer investasi yang ditunjuk oleh perusahaan asuransi terkait akan mengelola dana investasi tersebut mulai dari analisis, pemilihan instrumen investasi, hingga aktivitas jual dan beli instrumen investasi. Perlu dipahami juga bahwa komponen investasi pada PAYDI juga memiliki risiko sebagaimana produk investasi pada umumnya.

Oleh karena itu, Anda perlu memahami bahwa tujuan proteksi tetap menjadi prioritas utama dari produk PAYDI. Manfaat investasi dalam PAYDI adalah untuk mengamankan pembayaran premi asuransi agar perlindungan tetap berjalan dan polis tetap aktif, misalnya ketika Anda mengalami masalah keuangan di kemudian hari dan tidak dapat menunaikan kewajiban membayar premi maka nilai tunai dari hasil investasi PAYDI (jika ada) dapat dialokasikan untuk membayar premi asuransi agar polis tetap aktif. Namun biasanya perusahaan asuransi memberlakukan beberapa syarat seperti Anda perlu mengajukan cuti premi, polis sudah berjalan sekian tahun, jumlah nilai tunai cukup untuk membayarkan biaya asuransi dan administrasi, dan memenuhi syarat lainnya sesuai ketentuan polis.

Bukan hanya itu, potensi hasil investasi juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain ketika Anda memutuskan untuk melakukan penarikan dana sesuai batas nominal tertentu yang dipersyaratkan pada polis. Kondisi ini akan memotong nilai tunai investasi dalam polis yang dimiliki dan nilai tunai bergerak fluktuatif mengikuti situasi pasar dan performa dana investasi yang dipilih. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membeli PAYDI, Anda perlu berkonsultasi dengan perusahaan asuransi dan tenaga pemasaran yang berlisensi agar mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang produk asuransi ini.

 

Subdana asuransi PAYDI

Ketika Anda membeli PAYDI, sebagian premi yang dibayarkan akan masuk ke dalam instrumen investasi atau subdana. Oleh karena itu, penting juga untuk memahami jenis-jenis subdana dalam asuransi PAYDI agar nantinya manfaat investasi yang Anda pilih sesuai kebutuhan dan bisa melengkapi manfaat proteksi.

Subdana Pada Asuransi PAYDI

Dilansir dari CNBC Indonesia, terdapat empat macam subdana yang umumnya melekat pada PAYDI yang ditawarkan perusahaan asuransi, yaitu:

1. Subdana berbasis pasar uang (cash fund)

Subdana ini menempatkan mayoritas (lebih dari 80%) dana nasabah pada instrumen pasar uang seperti deposito berjangka dan surat utang jangka pendek dengan waktu jatuh tempo kurang dari 1 tahun. Subdana ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang memiliki profil risiko konservatif atau hanya bersedia menerima risiko paling rendah dan ingin menjaga keutuhan nilai awal aset investasinya.

2. Subdana berbasis pendapatan tetap (fixed income)

Subdana jenis ini akan menempatkan mayoritas (lebih dari 80%) dana nasabah pada instrumen obligasi yang jatuh temponya lebih dari 1 tahun. Subdana ini masih bisa menjadi pilihan nasabah dengan profil risiko konservatif atau rendah, meskipun tingkat risikonya tidak serendah subdana berbasis pasar uang.

3. Subdana berbasis instrumen campuran (managed unit link)

Jenis subdana ini akan menempatkan dana nasabah pada pada instrumen saham dan obligasi dengan komposisi tertentu. Subdana ini berpotensi memperoleh pendapatan tetap dari instrumen obligasi dan pertumbuhan investasi jangka panjang dari instrumen saham. Subdana jenis ini biasanya dipilih oleh nasabah dengan profil risiko moderat atau nasabah yang bersedia menerima risiko yang sedikit lebih tinggi dan mengharapkan imbal hasil yang sedikit lebih tinggi.

4. Subdana berbasis saham (equity)

Subdana jenis ini akan menempatkan mayoritas (lebih dari 80%) dana nasabah pada instrumen saham. Biasanya, subdana ini bisa menjadi pilihan nasabah dengan profil risiko agresif mengingat volatilitas pasar saham yang relatif tinggi dan berisiko. Nasabah dengan profil risiko agresif akan bersedia menerima risiko yang lebih tinggi dan mengharapkan imbal hasil yang lebih tinggi juga.

 

Tips memilih PAYDI

Untuk melindungi nasabah pemilik PAYDI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/ SEOJK.05/ 2022 tentang Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (SEOJK PAYDI). Ketentuan ini bertujuan untuk meningkatkan aspek perlindungan konsumen serta peningkatan tata kelola dan manajemen risiko bagi perusahaan asuransi.

Tips Memilih PAYDI

SEOJK PAYDI mendorong perbaikan dalam lingkup pemasaran, transparansi informasi, dan tata kelola aset PAYDI. Diharapkan melalui perbaikan ini, masyarakat dapat memahami PAYDI beserta manfaat dan risiko dari asuransi tersebut serta dapat meningkatkan literasi masyarakat mengenai produk tersebut. Jika Anda tertarik untuk membeli asuransi PAYDI, berikut ini beberapa tips memilih produk asuransi PAYDI dilansir dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia.

1. Memahami profil risiko PAYDI

Sama halnya ketika Anda ingin melakukan investasi, dalam memilih produk asuransi PAYDI Anda juga perlu memahami profil risiko Anda sebagai nasabah. Setidaknya terdapat 3 jenis profil risiko dalam investasi yaitu:

  • Konservatif: Memiliki toleransi risiko investasi terendah dan cenderung menghindari kemungkinan kerugian dan berfokus terhadap nilai investasi awal.
  • Moderat: Tingkat toleransi sudah lebih tinggi sehingga mengharapkan hasil investasi yang sedikit lebih tinggi dibanding konservatif.
  • Agresif: Nasabah dengan tingkat toleransi tertinggi sehingga mengharapkan hasil yang paling tinggi dalam investasi dan berani mengambil risiko.

2. Sesuai kemampuan finansial

Meski asuransi PAYDI bisa memberikan manfaat tunai yang dapat digunakan untuk pembayaran premi, dalam membeli asuransi tetap dibutuhkan finansial yang stabil untuk melakukan pembayaran premi dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pilihlah PAYDI yang sesuai kondisi finansial Anda dan dapat mengakomodir kebutuhan.

3. Pelajari komponen biaya dengan seksama

Dalam produk asuransi terdapat biaya-biaya yang dibebankan kepada nasabah seperti biaya asuransi, akuisisi, administrasi, dana investasi dan biaya lainnya. Jadi pastikan untuk bertanya kepada tenaga pemasar secara detail mengenai dana yang akan ditanggung nasabah ke depannya. Dengan mengetahui komponen ini, maka Anda bisa lebih bijak mengambil keputusan dan terhindar dari perasaan merasa ‘tertipu’ pihak asuransi kedepannya.

4. Membeli dari perusahaan terpercaya

Sebelum membeli PAYDI, pastikan untuk melakukan background check terhadap perusahaan asuransi yang dipilih. Anda bisa melihat dari media sosial perusahaan tersebut, cek komentar di dalamnya, apakah ada banyak komplain? Dari sana akan terlihat track record perusahaan melalui pengajuan klaimnya, tata kelola investasi yang terpercaya dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Salah satu perusahaan asuransi terpercaya yang juga menyediakan produk asuransi PAYDI adalah Asuransi Mandiri Elite Plan - Protection dari AXA Mandiri. Dengan premi mulai dari Rp10.000.000 per tahun, Anda sudah bisa mendapatkan banyak manfaat, mulai dari manfaat perlindungan asuransi dasar, manfaat nilai tunai yang telah terbentuk dari hasil investasi subdana, dan manfaat asuransi tambahan yang dapat dipilih (rider).

Namun perlu digaris bawahi bahwa Asuransi Mandiri Elite Plan - Protection merupakan Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi (PAYDI), yang didalamnya terdapat komponen investasi yang mengandung risiko. Di mana nilai investasi subdana pada produk asuransi ini sangat fluktuatif dan mengikuti pasar sehingga manfaat nilai tunai asuransi yang didapatkan bisa naik dan turun sesuai kondisi pasar. Oleh karena itu, pastikan untuk membaca dan memahami ringkasan informasi produk dan layanan sebelum memutuskan untuk membeli asuransi PAYDI.

Jika Anda tertarik untuk membeli Asuransi Mandiri Elite Plan - Protection, silakan langsung kunjungi website AXA Mandiri atau hubungi Financial Advisor AXA Mandiri dengan mengunjungi Kantor Cabang Bank Mandiri terdekat atau menghubungi contact center AXA Mandiri di 1500803.

 

Sumber:

  • https://aaji.or.id/Articles/mengenal-paydi
  • https://www.cnbcindonesia.com/mymoney/20230402124537-72-426605/didukung-regulasi-ini-tips-beli-asuransi-unit-link
  • https://www.cnbcindonesia.com/mymoney/20230315215920-72-422030/pilih-paydi-sesuai-profil-risiko-gini-caranya

 

PAYDI Mandiri Elite Plan - Protection merupakan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI). Komponen investasi dalam PAYDI mengandung risiko. Calon Pemegang Polis, Tertanggung, atau Peserta wajib membaca dan memahami ringkasan informasi produk sebelum memutuskan untuk membeli PAYDI. Kinerja Investasi masa lalu PAYDI tidak mencerminkan kinerja investasi masa datang PAYDI