Aset Penerbit

Aset Penerbit

Artikel Inspirasi

Artikel Inspirasi

Tips Kesehatan yang Perlu Anda Ketahui Untuk Mengurangi Risiko Sakit Jantung

17 Oktober 2022

Share This Article :

Diabetes yang tidak terkontrol sering menjadi sumber dari berbagai penyakit. Kondisi ini terjadi ketika kadar gula darah secara konsisten berada di atas 180 ml/dl atau lebih tinggi. Jika kondisi ini terus menerus terjadi, maka bisa menyebabkan komplikasi penyakit yang mengancam jiwa, salah satunya adalah penyakit jantung koroner. Penyakit ini adalah kondisi tersumbatnya pembuluh darah koroner (pembuluh darah yang mensuplai darah dan oksigen ke jantung) akibat penumpukan kolesterol atau plak pada dinding pembuluh darah.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), penyakit jantung koroner merupakan penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia, bahkan di Indonesia. Orang dewasa dengan diabetes memiliki risiko 2-4 kali lipat lebih besar untuk meninggal akibat penyakit jantung koroner dibandingkan yang tidak menderita diabetes. Oleh karena itu, penting bagi Anda menjaga kadar gula darah untuk mengurangi risiko terjadinya berbagai penyakit, salah satunya diabetes dan jantung. 

Tips mengurangi risiko penyakit jantung

Berikut adalah tips kesehatan yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kadar gula demi mengurangi risiko penyakit jantung

1. Hindari makanan manis

Sudah menjadi rahasia umum bahwa makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi bisa memicu penyakit jantung. Mengutip  situs Cleveland Clinic yang dilansir dari Kontan, gula bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Bahkan menurut Haitham Ahmed, MD, seorang Ahli Jantung, gula memiliki efek merusak jantung. Dilansir dari sumber yang sama, gula memberikan dampak negatif pada lipid, berat badan, risiko diabetes dan juga memberikan kalori tanpa adanya manfaat nutrisi. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengurangi makanan manis yang tidak bernutrisi demi menjaga jantung tetap sehat dan mengontrol gula darah dalam tubuh.


Baca juga: Cegah Komplikasi Serius dengan Mengenal Gejala & Pengobatan Sejak Dini


2. Lakukan diet rendah karbohidrat

Karbohidrat adalah zat gizi yang dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Ketika mengonsumsi karbohidrat, zat ini akan dipecah menjadi gula sederhana yang kemudian gula tersebut masuk ke aliran darah. Ketika kadar gula naik, maka pankreas normalnya akan melepaskan hormon insulin dan mendorong sel untuk menyerap gula dari darah.

Reaksi inilah yang akan menyebabkan kadar gula darah turun. Melansir Health Line, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dapat mencegah lonjakan gula darah, juga membantu menurunkan berat badan.

3. Kurangi karbohidrat olahan

Jenis karbohidrat olahan biasanya muncul dalam dua tipe yaitu gula dan biji-bijian olahan. Beberapa sumber karbohidrat olahan yang umum adalah gula pasir, roti putih, nasi putih, soda, permen, sereal sarapan, dan beragam menu makanan penutup. Karbohidrat olahan dikatakan memiliki indeks glikemik tinggi karena sangat mudah dan cepat dicerna tubuh sehingga menyebabkan lonjakan gula darah.

Sebuah studi observasional skala besar terhadap lebih dari 91.000 wanita yang dikutip dari Kompas menemukan bahwa diet tinggi karbohidrat indeks glikemik tinggi dikaitkan dengan peningkatan diabetes tipe 2. Lonjakan gula darah dan penurunan berikutnya yang mungkin dialami setelah makan makanan dengan kadar indeks glikemik tinggi juga dapat meningkatkan rasa lapar dan dapat menyebabkan makan berlebih dan penambahan berat badan.

Bagi Anda yang ingin mengurangi risiko sakit jantung dengan mengontrol kadar gula darah, maka Anda  bisa memilih karbohidrat dengan indeks glikemik lebih rendah seperti buah-buahan, sayuran tidak bertepung, dan polong-polongan. Selain itu hindari karbohidrat olahan seperti roti putih, pasta, burger, makanan olahan, dan makanan kemasan. 

4. Aktif bergerak & olahraga teratur

Untuk mengontrol kadar gula darah sekaligus mengurangi risiko sakit jantung, Anda juga perlu melakukan olahraga rutin. Ini menjadi salah satu tips kesehatan yang bisa Anda lakukan untuk mencegah berbagai risiko penyakit, termasuk sakit jantung.

Dengan berolahraga, sel-sel dalam otot akan mengambil lebih banyak glukosa dan mengubahnya menjadi energi sehingga mampu menurunkan gula darah. Target olahraga yang tepat untuk diabetes setidaknya 150 menit dalam seminggu. Pastikan juga untuk melakukannya secara rutin dan hindari untuk tidak berolahraga lebih dari dua hari berturut-turut.

Untuk Anda yang sedang dalam pengobatan dengan minum obat yang dapat menyebabkan hipoglikemia (penurunan gula darah), pastikan untuk melakukan cek gula darah terlebih dulu sebelum berolahraga. Idealnya, olahraga boleh dilakukan jika kadar gula darah berada di kisaran 100-250 mg/dL.

Jika kadar gula darah Anda di bawah 100 mg/dL, sebaiknya konsumsi cemilan yang mengandung 15-30 gram karbohidrat terlebih dahulu sebelum berolahraga seperti jus buah, buah-buahan, atau biskuit. Selain itu, sebaiknya Anda juga menunda olahraga ketika kadar gula darah berada di atas 250 mg/dL.

5. Kelola stres dengan baik

Stres juga dapat menjadi sumber penyakit. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengelola stres dengan baik. Stres berlebihan bukan hanya menyebabkan kadar gula darah meningkat, namun juga cenderung membuat Anda berkeinginan untuk lebih banyak makan makanan yang manis (tinggi gula).

Tips kesehatan yang bisa Anda lakukan untuk mengelola stres dengan baik adalah dengan mencoba berbagai hal yang dapat memperbaiki suasana hati, merilekskan tubuh, dan menenangkan pikiran. Hal ini dapat Anda lakukan misalnya dengan mengambil napas dalam dengan lambat sebanyak 5 kali, mendengarkan musik yang menenangkan, melakukan peregangan tubuh, dan masih banyak lagi.


Baca juga: Tips Meredakan Tingkat Stres yang Berbahaya Bagi Tubuh


6. Rutin mengecek kadar gula darah

Mengukur dan memonitor kadar glukosa darah menggunakan alat pengukur gula darah juga menjadi salah satu cara efektif untuk mengontrol gula darah. Dengan rutin melakukan pengecekan, Anda bisa mengetahui bagaimana tubuh bereaksi terhadap makanan tertentu.

Dengan terus memonitor perubahan kadar gula darah, Anda juga akan lebih mudah untuk menentukan apakah harus melakukan penyesuaian pola makan atau konsumsi obat. Oleh karena itu, cobalah mengecek kadar gula setiap hari dan pastikan jika kadar gula Anda selalu sesuai dengan anjuran dokter.

Nah, itulah beberapa tips kesehatan yang bisa Anda lakukan untuk mencegah dan mengurangi risiko sakit jantung karena diabetes yang tidak terkontrol. Selain menerapkan tips kesehatan di atas, pastikan juga Anda mengurangi risiko finansial akibat penyakit jantung maupun penyakit lainnya yang dapat muncul secara tak terduga dengan mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam asuransi kesehatan dari AXA Mandiri.

Anda bisa memilih berbagai macam produk asuransi kesehatan dari AXA Mandiri yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda dan keluarga, mulai dari Asuransi Mandiri Proteksi Penyakit Tropis, Asuransi Mandiri Solusi Kesehatan, Asuransi Kesehatan Proteksi Ekstra, dan masih banyak lagi produk asuransi kesehatan lainnya.

Untuk mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam asuransi kesehatan AXA Mandiri, silakan langsung kunjungi website AXA Mandiri atau hubungi Financial Advisor AXA Mandiri dengan mengunjungi Kantor Cabang Bank Mandiri atau Bank Syariah Indonesia terdekat atau menghubungi contact center AXA Mandiri di 1500803.

 

Sumber: 

  • https://mayapadahospital.com/news/pasien-diabetes-berisiko-mengalami-penyakit-jantung
  • https://health.kompas.com/read/2021/08/22/180200968/15-gejala-diabetes-tak-terkontrol-yang-perlu-diwaspadai?page=all
  • https://kesehatan.kontan.co.id/news/makanan-kaya-gula-meningkatkan-risiko-penyakit-jantung-benarkah
  • https://health.kompas.com/read/2021/02/21/060400368/10-cara-mengontrol-gula-darah-tetap-stabil-yang-baik-dilakukan?page=all
  • https://kesehatan.kontan.co.id/news/6-aktivitas-yang-membantu-kadar-gula-darah-tetap-stabil-pada-penderita-diabetes
  • https://hellosehat.com/diabetes/cara-mengontrol-gula-darah/

Aset Penerbit

Pilih Artikel Terkait

Artikel Inspirasi

Tips Mengontrol Gula Darah agar Tetap Stabil Demi Tubuh yang Sehat

Gula darah yang stabil menjadi salah satu hal penting yang perlu Anda miliki untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit. Lalu bagaimana tips mengontrol gula darah agar tetap stabil? Simak di sini!

26 Des 2022

Artikel Inspirasi

Tes Darah untuk Mengetahui Penyakit, Berapa Biayanya?

Tes darah adalah cara efektif untuk mendeteksi penyakit sejak dini. Pelajari pentingnya tes darah dan penyakit yang bisa terdeteksi serta biayanya.

20 Feb 2025

Artikel Inspirasi

8 Manfaat Detoksifikasi Bagi Kesehatan Tubuh

Mungkin Anda sering mendengar atau membaca tentang program detoksifikasi. Akan tetapi, apa sebenarnya alasan tubuh perlu detoksifikasi?

24 Apr 2024

Artikel Inspirasi

9 Cara Menurunkan Kolesterol Secara Alami Tanpa Perlu Obat-Obatan!

Kolesterol tinggi bisa menyebabkan berbagai risiko penyakit, mulai dari darah tinggi, jantung, hingga stroke. Oleh karena itu penting untuk mencegahnya dengan cara menurunkan kolesterol secara alami.

07 Apr 2024

Artikel Inspirasi

Apa Penyebab dan Gejala Penyakit Autoimun yang Sering Menyerang Wanita?

Penyakit autoimun seringkali menyerang para wanita dan bisa menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan. Apa gejala & penyebabnya?

09 Sep 2023

Artikel Inspirasi

Punya Kebiasaan Merokok? Mulai Berhenti Sekarang untuk Cegah Risiko Sakit Jantung!

Anda punya kebiasaan merokok? Hati-hati karena ada bahaya sakit jantung mengintai! Ini alasannya!

24 Okt 2022

Artikel Inspirasi

Benarkah Jambu Biji Bisa Mengobati DBD, Penyakit Tropis yang Sering Terjadi di Indonesia?

Pernahkah Anda mendengar bahwa jambu biji bisa menyembuhkan penyakit DBD? Tapi apakah benar bisa mengobati atau hanya mitos belaka? Temukan faktanya di sini!

12 Des 2022

Artikel Inspirasi

Mengenal Penyakit Gagal Ginjal Akut yang Menyerang Anak-Anak

Beberapa bulan terakhir, di Indonesia sedang digegerkan oleh penyakit gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak. Penyakit ini terjadi karena adanya kontaminasi zat kimia yang ada pada obat sirup sehingga penting bagi Anda untuk mewaspadainya.

07 Des 2022

Artikel Inspirasi

Sudah Punya Asuransi Kesehatan dari Kantor, Masih Perlu Asuransi Kesehatan Pribadi?

Banyak orang yang menganggap asuransi kesehatan dari kantor sudahlah cukup. Apakah anggapan itu benar? Berikut beberapa alasan mengapa perlu melengkapi asuransi kesehatan perusahaan dengan asuransi pribadi.

23 Nov 2022