Aset Penerbit

Aset Penerbit

null 16 Manfaat Jogging untuk Kesehatan Tubuh dan Mental
Inspirasi

Lari santai atau jogging menjadi salah satu olahraga yang murah, mudah, dan dapat dilakukan siapapun. Jogging juga bisa dilakukan di sekitar rumah atau kantor tanpa membutuhkan peralatan khusus yang mahal. Hanya bermodalkan pakaian dan sepatu olahraga yang nyaman, Anda sudah bisa melakukan jogging. Bukan hanya itu, ada banyak manfaat jogging yang bisa Anda dapatkan, apalagi jika dilakukan secara rutin.

 

Manfaat jogging bagi kesehatan

Banyaknya manfaat jogging menunjukkan bahwa hidup sehat tidak harus mahal dan bukan menjadi hal yang sulit dilakukan. Bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik saja, nyatanya jogging juga baik bagi kesehatan mental. Dilansir dari beberapa sumber, berikut ini beberapa manfaat jogging yang bisa Anda dapatkan:

1. Menurunkan berat badan

Jogging secara teratur menjadi salah satu cara mudah untuk mencegah kelebihan berat badan. Jogging selama 30 menit dapat membakar sekitar 200-500 kalori. Jika dibarengi dengan diet sehat dan seimbang, jogging bisa bekerja efektif untuk mengendalikan berat badan. Selain itu, ketika kecepatan jogging meningkat, maka pembakaran kalori pun bisa ikut meningkat.

2. Memperkuat sistem imun

Jogging menguatkan respons tubuh terhadap penyakit yang membantu Anda terhindar dari berbagai gangguan kesehatan. Selain itu, aktivitas ini merangsang sirkulasi makrofag yang dapat menghalau infeksi, baik infeksi bakteri maupun virus. Karena itu, jogging secara konsisten akan membuat tubuh menjadi lebih bugar dan tidak mudah sakit.

3. Mempertahankan daya ingat

Jika Anda memiliki masalah dengan kemampuan daya ingat, cobalah untuk melakukan jogging secara rutin sebab jogging dapat memengaruhi fungsi otak, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Dengan melakukan jogging secara rutin, supply aliran darah ke otak meningkat sehingga otak bisa mendapatkan pasokan nutrisi dan oksigen yang digunakan dalam metabolisme sel-sel otak. Bukan hanya itu, jogging teratur juga dapat meningkatkan ukuran hippocampus, area otak yang berperan penting dalam pemrosesan memori serta memperlambat penyusutan hippocampus yang menyebabkan kehilangan ingatan seiring usia.

4. Menjaga kesehatan jantung

Ketika melakukan jogging, jantung benar-benar terpompa dan membantu memperkuat jantung dan pembuluh darah, serta meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh. Sebuah studi yang diterbitkan oleh British Journal of Sports Medicine menemukan bahwa risiko kematian dini akibat masalah jantung dan peredaran darah menurun 30 persen.

5. Meningkatkan kesehatan paru-paru

Bukan hanya baik untuk jantung, jogging juga memiliki manfaat bagi paru-paru. Ketika melakukan jogging, paru-paru akan bekerja lebih keras untuk memasok oksigen tambahan yang dibutuhkan otot sehingga membantu paru-paru menjadi lebih kuat. Dibandingkan orang yang jarang jogging, mereka yang rajin jogging biasanya memiliki kemampuan yang lebih baik untuk mengekstrak oksigen dari paru-paru dan darah.

6. Menurunkan resistensi insulin

Resistensi insulin adalah salah satu penanda prediabetes, di mana sel-sel dalam tubuh sama sekali tidak merespon insulin. Sebuah penelitian menemukan bahwa jogging secara teratur dapat membantu menurunkan resistensi insulin. Para peneliti mencatat bahwa hal ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh adanya penurunan lemak tubuh.

7. Menjaga kesehatan tulang

Manfaat lain dari jogging yang bisa Anda dapatkan adalah kesehatan tulang yang selalu terjaga. Dengan jogging rutin, tubuh akan mempersiapkan tulang untuk bisa menahan tekanan tambahan dengan memperkuat tulang dan mencegah cedera. Ketebalan tulang pun akan bertambah dan mencegah terjadinya masalah seperti osteoporosis, osteoarthritis, dan lain-lain.

8. Memperkuat otot

Bukan hanya menjaga kesehatan tulang, jogging juga dapat membantu tubuh menjadi lebih kencang sebab kegiatan ini melibatkan otot-otot besar seperti otot paha belakang, betis, bokong, dan lain-lain. Perlu diketahui juga bahwa setiap kali tubuh bekerja lebih keras dari biasanya, maka otot-otot tubuh akan mengalami stres fisik yang akan memengaruhi jaringan di otot dan membuat tubuh menjadi lebih kuat.

Jogging Dapat Memperkuat Otot di Tubuh

9. Tulang belakang fleksibel

Di antara tulang belakang, terdapat bantalan pelindung yang dinamakan diskus. Bagian ini dapat menjadi susut ketika usia bertambah. Kebiasaan duduk terlalu lama biasanya akan meningkatkan tekanan pada diskus, sebaliknya rutin bergerak atau beraktivitas fisik akan membuat diskus tersebut tetap fleksibel. Dilansir dari Klikdokter, sebuah studi menemukan bahwa seorang pelari memiliki hidrasi diskus yang cenderung lebih baik sehingga dapat membuat tulang belakang tetap fleksibel meski usia terus bertambah.

10. Menjaga kesehatan kardiovaskular

Jogging merupakan salah satu latihan kardio terbaik yang dapat dilakukan. Berlari minimal 10 menit sehari dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular secara signifikan. Selain itu, jogging juga diketahui dapat mengontrol detak jantung yang merupakan indikator penting dari kesehatan dan kebugaran secara keseluruhan.

11. Membuat tidur lebih nyenyak

Jogging secara rutin di sore hari dapat membuat tubuh dan pikiran bisa menjadi lebih rileks sehingga menurunkan risiko insomnia. Setelah jogging di sore hari, biasanya tubuh akan merasa lelah yang nantinya dapat membuat Anda tidur lebih nyenyak dan berkualitas. Selama tidur inilah tubuh akan melakukan proses regenerasi terhadap sel-sel sehingga Anda bisa bangun pagi dengan tubuh yang segar.

12. Mengatasi depresi

Stres berlebihan bisa berdampak buruk bagi kesehatan, salah satunya dapat mengubah fungsi otak.  Sebuah studi menemukan, berolahraga secara rutin dapat mencegah Anda mengalami efek merugikan dari stres.  Studi terbaru dari Brigham Young University yang dilansir dari Klikdokter memperlihatkan bahwa tikus yang mengalami stres dan secara teratur berlari di atas roda memiliki performa serta memori yang lebih baik.

13. Anti penuaan

Jogging juga bermanfaat bagi kecantikan kulit dan membuat kulit tampak lebih segar dan awet muda. Hal ini dikarenakan kulit mendapat lebih banyak oksigen dan pasokan darah. Agar manfaat ini lebih terasa, pastikan juga untuk melengkapi dengan penggunaan tabir surya saat jogging di luar rumah.

14. Mengurangi risiko flu

Sebuah studi dari British Medical Journal yang dilansir dari Kompas menemukan bahwa olahraga mengurangi risiko flu dan infeksi pernapasan lainnya hingga 50 persen. Gejala penyakit pernapasan atas juga lebih ringan sekitar 32-41 persen pada orang yang sering berolahraga dibandingkan mereka yang jarang berolahraga.

15. Meningkatkan suasana hati

Jogging juga dapat membantu meningkatkan suasana hati, konsentrasi, dan kualitas hidup Anda secara keseluruhan. Tak hanya itu, selama melakukan jogging, tubuh Anda juga akan melepaskan hormon endorfin yang mampu membantu meningkatkan semangat serta menciptakan perasaan positif. Oleh karena itu, kapan pun Anda merasa kecewa atau sedih, cobalah jogging sekitar 30 menit untuk mengubah perasaan menjadi lebih positif.

16. Sarana yang tepat untuk pemulihan

Jogging bisa mempercepat pemulihan dari sesi latihan yang intens atau jarak yang lebih jauh. Untuk proses pemulihan, Anda hanya perlu jogging ringan pada 30-60 persen dari detak jantung maksimal. Kegiatan lain untuk pemulihan termasuk berjalan, berenang, bersepeda, yoga, atau peregangan ringan.

 

Waktu tepat untuk jogging

Dengan mengetahui berbagai manfaat jogging di atas, maka pastikan untuk menyisihkan waktu Anda untuk berolahraga 150 menit setiap minggunya. Lalu kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk jogging? Sebenarnya, waktu olahraga yang paling  ideal adalah pagi hari. Sayangnya, tidak semua orang memiliki waktu untuk bisa berolahraga pada pagi hari.

Namun Anda tidak perlu khawatir, berolahraga siang atau malam pun memiliki manfaat yang sama. Agar lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa penjelasan mengenai waktu tepat untuk jogging yang dilansir dari Halodoc:

1. Jogging di pagi hari

Idealnya, waktu jogging di pagi hari adalah pukul 05.30 hingga 07.00. Namun, jogging juga masih dapat dilakukan pada pukul 08.00 hingga 09.00.

Sebuah studi dalam Medicine and Science in Sports and Exercise mengevaluasi bagaimana wanita merespons makanan setelah berolahraga di pagi hari. Peserta studi ini terbagi menjadi dua golongan, yaitu yang memiliki berat badan sehat dan obesitas. Ketika kedua kelompok tersebut berjalan cepat selama 45 menit, mereka tidak terlalu terganggu oleh foto makanan yang tampak lezat jika dibandingkan dengan mereka yang tidak berolahraga sama sekali. Bukan hanya itu, orang yang melakukan olahraga di pagi hari juga dapat meningkatkan aktivitas fisik sepanjang hari, ketimbang hari-hari ketika mereka tidak berolahraga di pagi hari.

2. Jogging di sore hari

Jika olahraga pagi ideal dilakukan pukul 05.30 hingga 09.00, olahraga sore hari ideal dilakukan pada pukul 16.30 hingga 18.00. Olahraga di sore hari dapat membuat tubuh bergerak secara dinamis. Hal ini karena suhu tubuh akan meningkat sepanjang hari yang membuat tubuh dapat mengoptimalkan fungsi dan kekuatan otot, aktivitas enzim, dan memiliki daya tahan lebih tinggi.

Selain itu, kinetik pengambilan oksigen lebih cepat pada malam hari sehingga Anda  bisa menggunakan energi secara lebih lambat dan efektif daripada di pagi hari. Para ahli yakin bahwa sore dan malam hari adalah waktu reaksi tubuh paling cepat sehingga cocok untuk melakukan olahraga seperti latihan interval intensitas tinggi (HIIT). Sore hari juga merupakan saat detak jantung dan tekanan darah paling rendah sehingga dapat mengurangi risiko cedera sekaligus meningkatkan performa atletis.

 

Hal yang perlu disiapkan sebelum jogging

Setelah mengetahui manfaat jogging dan waktu yang tepat untuk berolahraga, saatnya Anda mengetahui beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memastikan aktivitas ini aman dan efektif. Dilansir dari Halodoc, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan jogging agar bisa mendapatkan manfaatnya secara optimal:

1. Berdiskusi dengan dokter

Jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti jantung, tekanan darah tinggi, atau masalah sendi, maka pastikan untuk berdiskusi terlebih dulu dengan dokter sebelum memulai jogging. Biasanya, dokter akan memberikan saran khusus tentang sejauh mana Anda dapat berlari dan apa yang perlu diperhatikan.

2. Pemanasan

Sebelum mulai jogging, penting juga untuk melakukan pemanasan termasuk melakukan peregangan untuk mempersiapkan otot. Pemanasan dilakukan untuk membantu menghindari cedera dan meningkatkan fleksibilitas otot Anda.

Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Jogging

3. Gunakan pakaian dan sepatu yang nyaman

Sebelum jogging, pastikan juga untuk menggunakan pakaian yang sesuai untuk lari seperti pakaian yang dapat menyerap keringat. Pastikan juga untuk mengenakan sepatu lari yang sesuai bentuk kaki. Sepatu yang sesuai sangat penting untuk menghindari cedera dan ketidaknyamanan saat jogging. Dengan persiapan yang matang, Anda akan mendapatkan manfaat jogging secara optimal.

 

Selain rutin melakukan jogging yang dapat bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung dan menjaga kesehatan tubuh, Anda juga bisa mempertimbangkan untuk mendaftarkan diri ke asuransi kesehatan untuk mencegah risiko keuangan akibat risiko penyakit di kemudian hari. Anda bisa memilih Asuransi Mandiri Proteksi Jantung dari AXA Mandiri yang dapat membantu Anda mencegah risiko keuangan akibat risiko penyakit jantung di kemudian hari.

Untuk mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam Asuransi Mandiri Proteksi Jantung dari AXA Mandiri, silakan langsung kunjungi website AXA Mandiri atau hubungi contact center AXA Mandiri di 1500803.

 

Sumber:

  • https://www.halodoc.com/artikel/catat-ini-waktu-terbaik-untuk-olahraga-jogging
  • https://lifestyle.kompas.com/read/2023/02/02/061826220/15-manfaat-joging-olahraga-murah-dan-enggak-ribet?page=all
  • https://www.sehataqua.co.id/manfaat-jogging/
  • https://www.klikdokter.com/gaya-hidup/sehat-bugar/beragam-manfaat-di-balik-jogging-setiap-hari