Aset Penerbit

Aset Penerbit

null Waspada Penyakit Kronis, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya!
Inspirasi

Setiap orang dapat memiliki risiko gangguan kesehatan pada tubuhnya. Bahkan pada sebagian kasus, terdapat orang-orang yang bisa terserang penyakit kronis yang sering dianggap menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan di seluruh dunia.

Dilansir dari situs Bali Royal Hospital, terdapat 80% orang dewasa yang berusia lebih dari 65 tahun memiliki setidaknya satu kondisi kronis. Sementara 68% memiliki dua atau lebih penyakit kronis. Meski banyak diderita orang tua, tidak bisa dipungkiri penyakit kronis juga dapat menyerang seseorang sejak usia muda. Hal ini biasanya terjadi akibat perubahan gaya hidup modern yang semakin tidak sehat. Ketika penyakit kronis menyerang, tentu nantinya akan sangat mengganggu aktivitas hidup sehari-hari.

 

Pengertian penyakit kronis

Penyakit kronis menurut WHO (World Health Organization) adalah penyakit yang terjadi dengan durasi panjang, yang pada umumnya berkembang secara lambat, serta terjadi akibat faktor genetik, fisiologis, lingkungan dan perilaku. Dikutip dari Kumparan, biasanya penyakit kronis mengakibatkan gangguan kesehatan selama 1 tahun atau lebih serta membutuhkan penanganan medis yang berkelanjutan. Oleh karena itu, penderita penyakit kronis perlu membatasi aktivitas kehidupan sehari-hari atau keduanya.

Menurut Glenn Laverack dalam bukunya yang berjudul A-Z of Health Promotion, penyakit kronis bisa sangat berbahaya sebab beberapa penyakit ini bisa mengakibatkan berbagai macam komplikasi kesehatan, disabilitas, hingga kematian. Meski begitu terdapat beberapa penyakit kronis, seperti artritis, yang tidak menyebabkan kematian. Sementara beberapa jenis penyakit kronis lainnya, seperti diabetes melitus, memerlukan perawatan intensif dan umumnya tidak bisa disembuhkan secara total atau benar-benar hilang dari tubuh tetapi bisa tetap dikontrol.

 

Penyebab penyakit kronis

Setiap penyakit kronis memiliki faktor penyebab yang berbeda. Berikut ini adalah beberapa faktor yang sering menjadi pemicu penyebab penyakit kronis dilansir dari Kumparan:

1. Asap rokok dan polusi udara

Asap rokok dan polusi mengandung banyak bahan kimia beracun dan bersifat karsinogenik yang mengakibatkan orang yang terpapar memiliki risiko kanker lebih tinggi, hingga mengakibatkan masalah pernapasan. Asap rokok dan polusi juga dapat memicu radang pembuluh darah yang bisa mengakibatkan munculnya gangguan jantung. Selain itu, kebiasaan merokok juga dapat mengakibatkan gangguan kesehatan.

2. Gizi buruk

Gizi buruk yang diakibatkan karena pola makan keliru juga dapat menyebabkan penyakit kronis. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang berminyak serta mengandung kadar garam dan lemak yang tinggi bisa mengakibatkan munculnya berbagai penyakit kronis. Penyakit kronis yang sering muncul akibat gizi buruk dan pola makan yang salah adalah penyakit jantung koroner, diabetes, stroke, hipertensi, hingga dyslipidemia.

3. Malas bergerak & jarang olahraga

Gaya hidup yang buruk seperti malas bergerak dan jarang olahraga juga menjadi salah satu faktor pemicu utama munculnya penyakit kronis.  Kebiasaan buruk ini dapat mengakibatkan berat badan naik, metabolisme melambat, insomnia, mudah lelah, hingga rentan terserang penyakit kronis.

Malas Bergerak & Jarang Olahraga Dapat Menyebabkan Penyakit Kronis

Jarang berolahraga juga dapat menyebabkan gangguan pada pembuluh darah hingga naiknya kadar gula dalam darah. Hal tersebut diakibatkan oleh otot dan jaringan yang tidak bekerja secara maksimal.

4. Konsumsi alkohol berlebihan

Bagi Anda yang sering mengonsumsi alkohol tentu juga perlu waspada dan mulai mengurangi kebiasaan tersebut. Medical News Today menemukan penelitian secara konsisten yang menyatakan bahwa konsumsi alkohol berlebihan bisa merusak organ tubuh hingga menyebabkan kematian.

Di dalam alkohol terdapat kandungan zat adiktif yang jika dikonsumsi secara berlebihan bisa menimbulkan kerusakan pada jaringan tubuh. Kerusakan jaringan tubuh mengakibatkan suatu organ tidak bisa bekerja secara maksimal sehingga menimbulkan penyakit kronis.

 

Jenis penyakit kronis

Penyakit kronis tentunya akan sangat mengganggu aktivitas hidup sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis-jenisnya sebagai langkah awal agar tidak menyerang tubuh Anda. Berikut ini beberapa jenis penyakit kronis dilansir dari Lifepack:

1. Gagal jantung

Gagal jantung merupakan salah satu penyakit kronis yang terjadi ketika jantung tidak mampu lagi melakukan fungsinya untuk memompa darah dan oksigen secara memadai ke seluruh organ dalam tubuh. Kondisi ini dapat membuat jantung membengkak sehingga fungsinya terganggu. Biasanya penyakit ini terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi terlalu alkohol, merokok, dan menggunakan obat-obatan. Ketika penyakit ini terjadi, biasanya penderita akan mengalami gejala sesak napas atau kesulitan bernapas, merasa lelah dan kaki lemas saat beraktivitas, pembengkakan pada pergelangan kaki, dan detak jantung cepat atau tidak teratur.

Untuk menjaga agar penyakit tidak semakin parah, penderita gagal jantung perlu mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter dan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Jika terjadi masalah pada katup jantung atau pembuluh darah yang tersumbat, umumnya dokter juga akan menyarankan untuk dilakukannya operasi jantung.

2. Jantung koroner

Penyakit jantung koroner juga menjadi salah satu penyakit kronis yang bisa mengidap pada tubuh penderitanya selama bertahun-tahun. Penyakit ini ditandai dengan adanya kerusakan pada pembuluh darah dan jantung.

Penyebab utama terjadinya penyakit ini adalah adanya tumpukan plak pada pembuluh darah yang mengakibatkan arteri koroner menyempit sehingga membatasi aliran darah yang menuju ke jantung. Penyakit ini bisa mengakibatkan serangan jantung dengan tiba-tiba dan menimbulkan berbagai macam komplikasi kesehatan lainnya.

3. Stroke

Stroke merupakan penyakit yang menyebabkan kerusakan pada jaringan otak yang disebabkan oleh gangguan pada suplai darah yaitu terputusnya aliran darah ke bagian otak. Padahal jaringan otak membutuhkan pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup untuk menjaga sel-sel saraf dan bagian lain supaya jaringannya tetap berfungsi dengan baik.

Gejala stroke yang sering muncul adalah mati rasa atau kelemahan wajah, kesulitan berbicara, penurunan penglihatan pada satu atau kedua mata, kesulitan menelan, kehilangan keseimbangan atau kurang koordinasi, dan ketidakmampuan untuk menggerakkan bagian tubuh secara tiba-tiba.

Pengobatan untuk stroke dapat dilakukan dengan konsumsi obat-obatan, perubahan pola makan dan gaya hidup, di mana beberapa obat dapat menghentikan atau memulihkan kerusakan otak jika diberikan segera setelah gejala stroke muncul. Selain itu, penderita stroke juga memerlukan terapi bicara untuk mengatasi masalah berbicara saat terserang penyakit ini. 

4. Diabetes

Diabetes adalah kondisi kesehatan kronis yang memengaruhi kondisi tubuh dalam mengubah makanan menjadi sumber energi. Kondisi ini membuat sebagian besar makanan akan dipecah menjadi glukosa dan dilepaskan ke aliran darah sehingga menyebabkan kadar gula darah meningkat. 
Beberapa gejala diabetes yang sering muncul adalah meningkatnya rasa lapar dan haus, sering buang air kecil, pandangan menjadi kabur, mengalami kelelahan yang ekstrim, dan luka yang tidak kunjung sembuh. Namun ada juga gejala lain yang akan dirasakan tergantung pada tipe diabetes yang dialami.

Perawatan untuk diabetes dapat dilakukan dengan cara menurunkan berat badan serta mengonsumsi makanan sehat rendah gula. Ketika terserang diabetes, Anda juga perlu mengontrol diabetes dengan meminum obat sesuai kebutuhan.

Diabetes Merupakan Salah Satu Penyakit Kronis yang Dapat Menyebabkan Komplikasi

5. Hipertensi

Hipertensi ditandai dengan tingginya tekanan darah yang sudah melebihi batas normal. Tekanan darah biasanya akan berubah sepanjang hari berdasarkan aktivitas yang dilakukan. Semakin tinggi tekanan darah, maka risiko terserang penyakit lainnya seperti serangan jantung dan stroke pun akan semakin besar. 
Perlu diingat bahwa tekanan darah tinggi biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun ketika tekanan darah sudah sangat tinggi, beberapa gejala mungkin muncul seperti sakit kepala, mimisan, kelelahan atau kebingungan, sakit dada, sulit bernapas, detak jantung yang tak teratur, hingga ditemukannya darah dalam urin.

Untuk mengontrol tekanan darah, Anda perlu rutin melakukan pengecekan tekanan darah agar dapat segera ditangani ketika masalah terjadi. Dokter juga mungkin akan menyarankan untuk sering memonitor tekanan darah dari rumah.

6. Gagal ginjal kronis

Gagal ginjal kronis adalah penyakit yang terjadi ketika ginjal tidak berfungsi secara maksimal. Gagal ginjal disebut kronis apabila penyakit ini sudah bertahan selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Ada sejumlah gejala yang ditimbulkan oleh penyakit gagal ginjal kronis, seperti pembengkakan pada tungkai, nyeri dada, dan tekanan darah tinggi yang tidak terkendali.

Penyakit ini dikategorikan sebagai penyakit kronis karena dapat bertahan selama bertahun-tahun atau seumur hidup. Sama halnya dengan penyakit kronis lainnya, gagal ginjal kronis juga hanya dapat dibantu dengan perawatan intensif. Salah satu pengobatan gagal ginjal yang bisa dilakukan adalah dengan perawatan cuci darah.

7. Penyakit paru obstruktif kronis

PPOK atau penyakit paru obstruktif kronis merupakan penyakit kronis yang dapat bertahan selama bertahun-tahun atau seumur hidup. Penyakit ini ditandai dengan terhambatnya aliran udara yang tidak sepenuhnya reversibel.

Lambatnya aliran udara yang ada membuat penderita PPOK sulit bernapas sehingga menimbulkan gejala berupa sesak napas, napas berbunyi, dan batuk kronis. Jika tidak ditangani dengan perawatan intensif, PPOK akan rentan terkena gangguan pernapasan seperti flu, pneumonia, infeksi pernapasan, dan lain-lain.

8. HIV-AIDS

AIDS adalah penyakit yang diakibatkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Virus tersebut akan menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga imunitas tubuh terganggu.

Terganggunya imunitas tubuh bisa membuat penderita AIDS mudah terserang berbagai macam penyakit. Perlu diketahui juga bahwa penyakit AIDS termasuk penyakit kronis yang menular dari kontak seksual dan akan bertahan selama bertahun-tahun.

9. Radang sendi

Radang sendi merupakan penyakit yang diakibatkan oleh adanya peradangan pada bagian sendi. Peradangan tersebut mengakibatkan timbulnya rasa nyeri dan kekakuan pada sendi yang bisa diperburuk oleh faktor penuaan. Sama halnya dengan penyakit kronis lainnya, radang sendi tidak bisa disembuhkan secara total, namun bisa dikontrol agar tidak menjadi lebih parah.

 

Cara mencegah penyakit kronis

Dilansir dari situs Lifepack, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari penyakit kronis seperti yang disebutkan di atas, seperti:

1. Menerapkan pola makan sehat

Penyakit kronis biasanya disebabkan oleh kebiasaan dan gaya hidup yang tidak sehat, termasuk memiliki pola makan yang buruk. Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tidak sehat, seperti makanan dan minuman yang mengandung gula tinggi, lemak jenuh dan garam tinggi, dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung. Oleh karena itu, cobalah mulai memperbaiki pola makan dengan cara memperbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan, minyak zaitun dan kacang-kacangan. Hindari juga makanan yang tidak sehat demi mencegah terjadinya penyakit kronis.

2. Rutin berolahraga

Salah satu cara mencegah penyakit kronis seperti stroke dan kolesterol adalah dengan rutin berolahraga atau beraktivitas fisik. Cobalah mulai berolahraga selama 150 menit per minggu atau 30 menit per hari selama 5 kali per hari. Anda juga bisa menyelingi latihan kekuatan otot sebanyak 2 kali per minggu. 
Dalam berolahraga, pilih juga olahraga yang Anda sukai dan sesuaikan intensitasnya dengan kebutuhan dan kondisi tubuh. Beberapa jenis olahraga yang bisa Anda lakukan adalah bersepeda, berenang, jogging. Jika tidak sempat berolahraga, Anda juga dapat menggantinya dengan aktivitas fisik seperti jalan cepat atau berkebun.

3. Tidur yang cukup

Mencukupi kebutuhan tidur setiap hari juga merupakan salah satu cara mencegah penyakit kronis. Cobalah mulai untuk memenuhi kebutuhan tidur 7-8 jam per hari dan hindari begadang. Apabila Anda mengalami gangguan tidur seperti insomnia, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Tidur yang Cukup Dapat Mencegah Risiko Penyakit Kronis

4. Berhenti merokok

Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kronis seperti stroke, kanker paru dan penyakit paru-paru kronis.  Semakin banyak rokok yang Anda bakar dan hisap, risiko terkena penyakit kronis tersebut akan semakin tinggi.

Bukan hanya berbahaya bagi perokok aktif, asap rokok yang menimbulkan radikal bebas juga akan mengganggu kesehatan orang di sekitar. Jika Anda tidak bisa langsung berhenti, cobalah mulai dengan mengurangi rokok secara perlahan.

5. Berhenti minum alkohol

Sering mengonsumsi minuman beralkohol juga dapat meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, kanker hati, sirosis hati dan stroke. Minuman beralkohol umumnya memiliki kalori tinggi sehingga bukan hanya menyebabkan risiko kenaikan berat badan namun juga meningkatkan risiko stroke hingga 3 kali lipat.

6. Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan

Selain menerapkan gaya hidup sehat, pastikan juga untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Apabila Anda memiliki faktor risiko mengalami penyakit jantung, kolesterol tinggi, hipertensi atau diabetes sebaiknya konsultasikan ke dokter mengenai langkah-langkah yang bisa diambil untuk mengurangi risiko tersebut.  Tidak hanya itu, pastikan Anda juga memiliki asuransi kesehatan agar tidak mengalami risiko finansial akibat penyakit kronis. Pasalnya, ketika penyakit kronis menyerang, Anda tentunya akan membutuhkan biaya yang cukup besar untuk pengobatannya.

 

Anda bisa mendaftarkan diri ke Asuransi Mandiri Flexi Proteksi yang dapat memberikan perlindungan jiwa berjangka dan kesehatan dengan fleksibilitas maksimal. Dengan Asuransi Mandiri Flexi Proteksi, Anda bisa memilih plan sesuai kebutuhan. Mulai dari Plan Basic yang dapat memberikan perlindungan terhadap risiko meninggal dunia dan manfaat akhir masa asuransi, Plan Plus dengan perlindungan terhadap risiko meninggal dunia, kondisi kritis, dan manfaat akhir masa asuransi, serta Plan Max yang berikan perlindungan terhadap risiko meninggal dunia, kondisi kritis, rawat inap, dan manfaat akhir masa asuransi.

Untuk mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam Asuransi Mandiri Flexi Proteksi, silakan langsung kunjungi website AXA Mandiri atau hubungi Financial Advisor AXA Mandiri dengan mengunjungi Kantor Cabang Bank Mandiri atau Bank Syariah Indonesia terdekat atau menghubungi contact center AXA Mandiri di 1500803.

 

Sumber:

  • https://kumparan.com/artikel-kesehatan/10-contoh-penyakit-kronis-gagal-jantung-hingga-radang-sendi-1yRWo6bTsFP/4
  • https://kumparan.com/artikel-kesehatan/penyakit-kronis-pengertian-contoh-dan-faktor-penyebabnya-1yROCIPfPdO/4
  • https://baliroyalhospital.co.id/penyakit-kronis-gejala-dan-penyebabnya/
  • https://lifepack.id/jenis-jenis-penyakit-kronis-gejala-dan-pengobatannya/
  • https://lifepack.id/cara-mencegah-penyakit-kronis-stroke-dan-kolesterol/ 
  • https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases