Artikel Inspirasi
27 Januari 2023
Share This Article :
Asuransi merupakan salah satu produk keuangan yang dapat membantu melindungi diri Anda maupun keluarga dari berbagai risiko finansial yang mungkin terjadi di masa depan. Ada berbagai produk asuransi yang bisa Anda pilih, mulai dari asuransi kesehatan, asuransi jiwa, hingga asuransi penyakit kritis.
Dengan memiliki asuransi, Anda akan mendapatkan manfaat perlindungan sesuai yang tertera di dalam polis asuransi, misalnya ketika Anda terkena sakit sehingga mengharuskan untuk dirawat inap di rumah sakit. Dengan adanya asuransi kesehatan, maka biaya pengobatan dan rumah sakit akan ditanggung pihak asuransi sesuai ketentuan polis, sehingga Anda tidak perlu khawatir lagi secara finansial dan bisa fokus pada proses penyembuhan.
Namun nyatanya tidak semua orang sadar akan pentingnya memiliki asuransi sebagai bentuk perlindungan diri. Bahkan, sebagian umum masyarakat masih memandang asuransi memiliki unsur yang merugikan dan bertentangan dengan agama. Oleh karena itu, ada asuransi syariah bagi Anda yang mencari asuransi sesuai dengan prinsip syariah.
Menurut Otoritas Jasa Keuangan, asuransi syariah adalah sebuah usaha untuk saling melindungi dan saling tolong menolong di antara para pemegang polis (peserta). Sedangkan berdasarkan Fatwa DSN MUI tentang Asuransi Syariah Nomor 21/DSN-MUI/X/2001, pengertian asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong di antara sejumlah orang atau pihak melalui investasi dalam bentuk aset atau tabarru' yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad sesuai syariah.
Akad asuransi syariah yang dimaksud tidak mengandung gharar (penipuan), maysir (perjudian), riba, zhulm (penganiayaan), riswah (suap), barang haram dan maksiat. Asuransi syariah juga disebut takaful atau tadhamun, ta’min.
Dengan kata lain, pengertian asuransi syariah adalah sebuah usaha untuk saling melindungi dan tolong menolong di antara pemegang polis (peserta asuransi) melalui pengumpulan dan pengelolaan dana tabarru.
Hukum asuransi syariah merupakan panduan boleh atau tidaknya praktek asuransi syariah di Indonesia. Dalam penerapannya, perusahaan asuransi ayariah harus berdiri dan beraktivitas sesuai hukum Islam yang telah disyariatkan dan disepakati oleh pemerintah. Meski begitu, pertimbangan mengenai asuransi syariah dari berbagai sisi hukum dapat dibagi menjadi beberapa sumber. Di bawah ini adalah dasar hukum asuransi syariah yang dilansir dari Cermati.com.
Dalam Alquran dan Hadits, hukum asuransi berbasis syariah dan penerapannya terdapat dalam beberapa ayat, yaitu:
Pada awalnya, hukum asuransi konvensional bertentangan dengan syariat Islam. Hingga akhirnya pada 2001, Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa asuransi berbasis syariah diperbolehkan dalam ajaran Islam. Adapun fatwa MUI yang menegaskan kehalalan asuransi syariah antara lain:
Seluruh perusahaan asuransi syariah di Indonesia melakukan prosedur asuransi dengan landasan akad atau perjanjian sesuai syariat Islam. Berikut beberapa akad yang sering digunakan dalam asuransi berbasis syariah dilansir dari Qoala.
Akad yang dimaksud adalah setiap peserta akan memberikan hibah berupa kontribusi melalui dana tabarru’ yang akan digunakan untuk menolong peserta lain yang terkena musibah. Dalam hal ini perusahaan asuransi berfungsi sebagai pengelola dana kontribusi tersebut.
Akad yang dimaksud adalah akad antara peserta dengan perusahaan dengan tujuan komersial.
Peserta menyerahkan pengelolaan uang kepada perusahaan asuransi untuk mengelola dana tabarru’ yang nantinya perusahaan akan mendapatkan imbalan berupa upah.
Memberikan kuasa kepada perusahaan sebagai mudharib untuk mengelola dana tabarru’ dengan imbalan berupa hasil (nisbah) sesuai dengan kesepakatan.
Ada banyak keunggulan yang bisa Anda dapatkan dengan memilih asuransi syariah. Berikut beberapa keunggulan asuransi syariah dilansir dari Kompas.com:
Perbedaan pertama asuransi syariah dan konvensional adalah dalam pengelolaan dananya. Asuransi syariah harus memenuhi prinsip-prinsip syariah, misalnya dana tersebut tidak dapat diinvestasikan pada saham dari emiten yang memiliki kegiatan usaha perdagangan atau jasa yang dilarang menurut prinsip syariah, termasuk perjudian atau kegiatan produksi dan distribusi barang dan jasa haram.
Pengelolaan dana perusahaan asuransi syariah dilakukan secara transparan, baik terkait penggunaan kontribusi, surplus underwriting, maupun pembagian hasil investasi. Pengelolaan dana tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan keuntungan bagi peserta asuransi secara kolektif maupun secara individu.
Hasil investasi yang diperoleh dapat dibagi antara peserta asuransi, baik secara kolektif dan/atau individu, dan perusahaan asuransi syariah sesuai akad yang digunakan.
Kontribusi (premi) asuransi syariah akan menjadi milik perusahaan asuransi syariah sebagai pengelola dana dan sebagian lagi menjadi milik pemegang polis secara kolektif atau individual.
Dana kontribusi (premi) yang disetorkan sebagai tabarru’ dalam asuransi syariah tidak akan hangus meskipun tidak terjadi klaim selama masa perlindungan. Dana yang telah dibayarkan akan tetap diakumulasikan di dalam dana tabarru’ yang merupakan milik pemegang polis (peserta) secara kolektif.
Surplus underwriting adalah selisih lebih dari total kontribusi pemegang polis ke dalam dana tabarru' setelah ditambah recovery klaim dari reasuransi dikurangi pembayaran santunan atau klaim, kontribusi reasuransi, dan penyisihan teknis, dalam satu periode tertentu. Pada asuransi syariah, surplus underwriting dapat dibagikan ke dana tabarru’ di mana pemegang polis yang memenuhi kriteria dan perusahaan asuransi akan mendapatkan surplus underwriting sesuai dengan persentase yang ditetapkan di dalam polis.
Dilansir dari Cermati, ada beberapa produk asuransi syariah yang bisa Anda beli untuk melindungi risiko finansial di kemudian hari seperti:
Secara umum, terdapat beberapa perbedaan asuransi syariah dan konvensional. Pada artikel “Memahami Perbedaan Asuransi Syariah & Konvensional” telah dijelaskan beberapa perbedaan keduanya, mulai dari prinsip dasar asuransi, sistem perjanjian, pengelolaan dana, hingga pengelolaan risiko.
Untuk lebih jelasnya, kita bisa coba lihat pada tabel di bawah ini:
Sebagai salah satu perusahaan asuransi kesehatan dan jiwa, AXA Mandiri memiliki beberapa produk asuransi di atas yang bisa Anda dapatkan untuk memberikan perlindungan kepada diri sendiri dan keluarga. Untuk mendaftarkan diri Anda dan keluarga ke dalam produk asuransi syariah dari AXA Mandiri, silakan langsung kunjungi website AXA Mandiri atau hubungi Financial Advisor AXA Mandiri dengan mengunjungi Kantor Cabang Bank Mandiri atau Bank Syariah Indonesia terdekat atau menghubungi contact center AXA Mandiri di 1500803.
Sumber:
Ijarah adalah akad sewa dalam ekonomi syariah yang menjunjung tinggi keadilan, transparansi, dan bebas riba. Prinsip ini menjadi dasar dalam berbagai solusi keuangan syariah modern, termasuk dalam praktik asuransi yang sesuai syariat.
Cek keberangkatan haji menjadi salah satu persiapan yang perlu dilakukan sebelum ibadah, apalagi waktu tunggu ibadah haji di Indonesia cukup lama.
Manasik haji dilakukan sebagai kegiatan simulasi sekaligus persiapan sebelum berangkat ibadah haji. Apa saja yang dilakukan dan apa manfaatnya?
Biaya haji 2025 kembali mengalami penyesuaian. Pelajari cara menabung dan mempersiapkan perjalanan ibadah secara bijak dan sesuai prinsip syariah.
Ada beberapa perbedaan haji dan umroh, mulai dari pelaksanaan, waktu, hingga biaya yang dibutuhkan. Pahami perbedaannya untuk ibadah lebih baik!
Polis asuransi merupakan dokumen penting yang melindungi Anda dari risiko finansial. Pelajari lebih lanjut tentang pentingnya polis asuransi ini.
Dasar hukum syariah telah disebutkan dalam dalil Al-Quran dan Hadis, fatwa Dewan Syariah Nasional MUI, serta regulasi pemerintah. Begini dasarnya.
Prinsip ekonomi syariah mengedepankan nilai-nilai agama dan moral dalam aktivitas ekonomi, bagaimana penerapan dalam kehidupan modern saat ini?
Sedekah jadi bentuk ibadah yang berdampak positif untuk kesehatan fisik & mental. Pelajari pentingnya amalan ini agar mendapatkan manfaat nyata.
Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) hadir sebagai pelopor dalam memberikan layanan keuangan berbasis syariah. Pahami prinsip, produk, dan keunggulan BMT dibanding bank konvensional.
Tidak ingin membeli asuransi karena khawatir riba? Sekarang ada asuransi syariah yang punya banyak manfaat dan sesuai prinsip agama.
Asuransi syariah memiliki berbagai keunggulan dibanding asuransi konvensional. Simak apa saja kelebihan dari produk keuangan syariah satu ini!
Sebagian orang merasa khawatir untuk memiliki asuransi karena dianggap haram. Padahal asuransi menjadi haram apabila tidak sesuai dengan syariat Islam.
Tren hijrah di Indonesia membuat banyak orang beralih ke asuransi syariah. Apa saja manfaatnya dan mengapa harus beralih ke asuransi syariah? Yuk simak selengkapnya di sini!